<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Forum Silaturahmi Keluarga Besar Aki Jaya</title>
	<atom:link href="http://mitrajaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mitrajaya.wordpress.com</link>
	<description>Dengan meningkatkan silaturahmi kita pererat persaudaraan antar keluaga besar Aki Jaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Aug 2011 13:37:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mitrajaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Forum Silaturahmi Keluarga Besar Aki Jaya</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mitrajaya.wordpress.com/osd.xml" title="Forum Silaturahmi Keluarga Besar Aki Jaya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mitrajaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>DIBALIK FENOMENA “ FACE BOOK “</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/11/06/dibalik-fenomena-%e2%80%9c-face-book-%e2%80%9c/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/11/06/dibalik-fenomena-%e2%80%9c-face-book-%e2%80%9c/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 17:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari. Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa. Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu &#8230;’siapa calon bapak si jabang bayi?’ Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=198&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari.  Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.   Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu &#8230;’siapa calon bapak si jabang bayi?’</p>
<p style="text-align:justify;">Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.   Wuiih&#8230;&#8230;mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.</p>
<p style="text-align:justify;">Wuiiih&#8230;&#8230; ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf &#8230;.’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.    Fenomena itu bernama facebook , setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya.<span id="more-198"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :  Seorang wanita menuliskan “Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya&#8230;..?”&#8212;&#8212;kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan “mau ditemanin? Dijamin puas deh&#8230;”   Seorang wanita lainnya menuliskan “ Bangun tidur, badan sakit semua, biasa&#8230;.habis malam jumat ya begini&#8230;:” kemudian komen2 nakal bermunculan. ..</p>
<p style="text-align:justify;">Ada yang menulis “ bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi&#8230;.”, &#8212;-kemudian komen2 pelecehan bermunculan.   Ada pula yang komen di wall temannya “ eeeh ini si anu ya &#8230;., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu&#8230;.” &#8212;-lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis.   Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya “habis minum jamu nih&#8230;., ada yang mau menerima tantangan ?’&#8212;-langsung berpuluh2 komen datang.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada yang hanya menuliskan, “lagi bokek, kagak punya duit&#8230;”   Ada juga yang nulis “ mau tidur nih, panas banget&#8230;bakal tidur pake dalaman lagi nih” .   Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen dari lainnya.    Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.   Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek&#8230;..padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah berjilbab   Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.   Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah&#8230;., yaitu Muhammad SAW, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah r.ha  “ Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?” maka Istri tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab “ Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini”. Rasul dengan senyum teduhnya berkata “baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini”. Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah.. ..   Ingatlah Abdurahman bin Auf r.a mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagian hartanya, dan sebagian rumahnya,  maka abdurahman bin auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahwasanya kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah, bersabda, “Malu itu sebahagian dari iman”. (Bukhari dan Muslim).   Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.   Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita  “Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).   Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah – tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.   Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.   Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.   ************ ********* ***** ************ ********* ***** *******  Mohon kiranya untuk men-tag ataupun men-sharing artikel ini dengan orang yang Anda kasihi demi kebaikan kita bersama.   Jazakallah khair</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=198&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/11/06/dibalik-fenomena-%e2%80%9c-face-book-%e2%80%9c/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEPATU DARI KULIT BABI</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/08/04/sepatu-dari-kulit-babi/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/08/04/sepatu-dari-kulit-babi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 17:58:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/2009/08/04/sepatu-dari-kulit-babi/</guid>
		<description><![CDATA[(dari milis tetangga) Beberapa merek yang sebagian produknya memakai kulit babi yaitu : CLARKS , HUSH PUPPIES, KICKERS, PUMA, NEXT, BEEBUG (anak-anak) dan ANYO (anak-anak). Memang ada perbedaan pendapat mengenai kebolehan menggunakan produk2 tersebut seperti yang ditulis di http://www.syariahonline. com berikut ini: Asy-Syafi?i bertahan bahwa hanya binatang yang boleh dimakan dagingnya saja yang kulitnya boleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=195&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(dari milis  tetangga)</p>
<p>Beberapa merek yang   sebagian produknya memakai kulit babi yaitu :<br />
CLARKS , HUSH PUPPIES,   KICKERS, PUMA, NEXT, BEEBUG (anak-anak) dan ANYO (anak-anak).</p>
<p>Memang ada perbedaan pendapat mengenai kebolehan menggunakan produk2 tersebut<br />
seperti yang ditulis di <a rel="nofollow" href="http://www.syariahonline/">http://www.syariahonline</a>. com berikut ini:</p>
<p>Asy-Syafi?i bertahan bahwa hanya binatang yang boleh dimakan dagingnya saja<br />
yang kulitnya boleh dimanfaatkan dengan disamak terlebih dahulu.-à berarti gak<br />
boleh pake sepatu dari kulit Babi<br />
Sedangkan Abu Hanifah tidak mensyarakatkan binatang yang boleh dimakan dagingnya, artinya beliau membolehkan pemanfaatan kulit binatang apapun meski daging haram dimakan, asal telah melalui proses penyamakan. Dengan satu<br />
pengecualian yaitu kulit babi. à berarti gak boleh pake sepatu dari kulit Babi<br />
Sedangkan Daud az-Zahiri pendapatnya sama dengan Abu Hanifah dan tanpa mengecualikan babi. Artinya, dalam pendapat beliau, kulit babi boleh dimanfaatkan asal sudah disamakkan à boleh pake sepatu dar kuliat Babi asalkan<br />
kulit tersebut sudah disamak<span id="more-195"></span></p>
<p>berikut e-mail dari anggota milis yang sedang berada di UK:</p>
<p>Informasi mengenai sepatu dari kulit babi saya dengar langsung dari produsen ( clarks dan hush puppies). Kebetulan hal ini pernah dibahas di United Kingdom. Kebetulan saya dan keluarga juga pernah punya sepatu clarks dan ketika saya tanyakan ke produsen (via email) dan juga teman saya di UK bertanya via phone, dijawab bahwa beberapa produk mereka yang kami miliki itu memang benar mengandung babi. Sebelum dibuang, saya sempatkan melihat polanya, supaya jadi pelajaran dan pengalaman di lain hari.</p>
<p>Sepatu Beebug dan Anyo, punya pola seperti kulit babi walaupun sudah diberi warna yang berlainan (pink, purple dll). Ketika saya katakan ke salesgirlnya bahwa itu adalah kulit babi (pigskin), dijawab oleh salesgirl bahwa itu memang kulit babi dan dengan bangganya dia katakan bahwa itulah keunggulan produknya. Karena dengan memakai pigskin maka<br />
akan tercipta kenyamanan, empuk dan keringat tidak berbau. Sepatu ini banyak dijual di beberapa mall terkemuka. Pengalaman saya ini terjadi di Plaza Indonesia. Sepatu Kickers pun punya pola yang sama. Kebetulan libur kemaren saya mencari sepatu dan cukup terkejut sewaktu melihat kulit babi di sepatu tersebut (ada di beberapa jenis). Merek Next juga mengkonfirmasi bahwa ada beberapa produknya yang memakai kulit babi. Jadi mereka menyuruh konsumen bertanya sebelum membeli. Saya nggak tahu gimana dengan yang lainnya. Belum punya pengalaman lainnya.</p>
<p>Selain sepatu, kulit babi juga dibuat jaket, sarung tangan, tas dll. Sarung tangan pernah saya lihat di Sarinah Thamrin. Sementara kalau tas dan jaket saya belum pernah lihat di Indonesia, tapi pernah melihat langsung di Tokyo.</p>
<p>Ciri kulit babi dapat dilihat dengan jelas. Apalagi kalo dilihat secara langsung. Ada polanya. Seperti ada pori-porinya. Selain itu, ada tiga<br />
titik-titik kecil seperti tusukan jarum yang berdeketan. Ada yang   membentuk garis lurus, setengah lingkaran atau segitiga.</p>
<p>Sekali-kali kalau ke kickers, hush puppies, clarks, beebug, dll perhatikan dalamnya (lining) sepatu tersebut. Bisa dilihat pada sebagian<br />
besar sepatu ada pola seperti ini. Ini ada contoh gambarnya yang saya ambil dari sunnypath. Polanya sama dengan sepatu yang saya buang.</p>
<p>Kalau melihat langsung insya allah jadi faham.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/195/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=195&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/08/04/sepatu-dari-kulit-babi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PRINSIP 90/10</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/08/04/prinsip-9010/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/08/04/prinsip-9010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 17:56:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : STEPHEN COVEY Prinsip ini akan akan merubah pola hidup anda (minimal cara reaksi anda menghadapi segala situasi). Bagaimana prinsip dari 90/10 ? 10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung anda alami. 90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda bereaksi. Apa maksudnya ? Anda tidak dapat mengendalikan 10% yang akan terjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=193&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : STEPHEN COVEY</p>
<p>Prinsip ini akan akan merubah pola hidup anda (minimal cara reaksi anda menghadapi segala situasi).</p>
<p>Bagaimana prinsip dari 90/10 ?</p>
<p>10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung anda alami.<br />
90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda bereaksi.<br />
Apa maksudnya ?<br />
Anda tidak dapat mengendalikan 10% yang akan terjadi pada diri anda.</p>
<p>Contohnya :<br />
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh schedule anda.<br />
Kemacetan telah menghambat seluruh rencana anda.<br />
Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini. Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat menentukan yang 90% ini.<br />
Bagaimana caranya ?<br />
?. Dari cara reaksi anda.<br />
Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi anda dapat mengontrol reaksi anda.<br />
Jangan membiarkan orang lain menipumu; anda dapat mengontrol bagaimana cara anda bereaksi.<br />
Marilah kita lihat contoh dibawah ini :<span id="more-193"></span></p>
<p>Kondisi 1<br />
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara tidak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda sehingga pakaian kerja anda tersiram kotor. Anda tidak dapat mengendalikan apa yang baru saja terjadi.<br />
Reaksi anda :<br />
Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian anda. Anak anda akhirnya menangis. Setelah membentak, anda menoleh ke istri anda dan mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir diujung meja.<br />
Akhirnya terjadi pertengkaran mulut. Anda lari ke kamar dan cepat-cepat ganti baju. Kembali ke ruang makan, anak anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya. Akhirnya anak anda ketinggalan bis.<br />
Istri anda harus secepatnya pergi kerja. Anda buru-buru ke mobil dan mengantar anak anda ke sekolah. Karena anda telat, anda laju mobil dengan kecepatan 70 km/jam padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.<br />
Setelah terlambat 15 menit dan terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas, akhirnya anda sampai di sekolah. Anak anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit.<br />
Setelah tiba di kantor dimana anda telat 20 menit, anda baru ingat kalau tas anda tertinggal di rumah.<br />
Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk. Jika diteruskan maka akan semakin buruk. Pikiran anda terganggu karena kondisi di rumah.<br />
Pada saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri dan anak anda.<br />
Mengapa ?<br />
? Karena cara anda bereaksi pada pagi hari.<br />
Kenapa anda mengalami hari yang buruk ?<br />
1.	Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi ?<br />
2.	Apakah penyebabnya karena anak anda ?<br />
3.	Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas ?<br />
4.	Apakah anda penyebabnya ?</p>
<p>Jawabannya adalah No.4.<br />
Anda tidak dapat mengendalikan setelah apa yang terjadi pada cangkir kopi. Cara anda bereaksi dalam 5 detik tersebut ternyata penyebab hari buruk anda.<br />
Berikut adalah contoh yang sebaiknya atau seharusnya terjadi.</p>
<p>Kondisi 2<br />
Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan menangis, anda berkata lembut : ?Tidak apa-apa sayang, lain kali hati-hati ya?. Anda ambil handuk kecil dan lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian dan mengambil tas, secepatnya anda menuju jendela ruang depan dan melihat anak anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke anda. Anda kemudian mengecup lembut pipi istri anda dan mengatakan, “Sampai jumpa makan malam nanti.”<br />
Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat dan dengan muka cerah menegur staff anda. Bos anda mengomentari semangat dan kecerahan hari anda di kantor.<br />
Apakah anda melihat perbedaan kedua kondisi tersebut ?<br />
2 (dua) skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yang sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.<br />
Mengapa ?<br />
Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi.<br />
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yang sudah terjadi. Tetapi yang 90% tergantung dari reaksi anda sendiri.<br />
Ini adalah cara untuk menerapkan prinsip 90/10. Jika ada orang yang mengatakan hal buruk tentang anda, jangan cepat terpancing. Biarkan serangan tersebut mengalir seperti air di gelas. Anda jangan membiarkan komentar buruk tersebut mempengaruhi anda.<br />
Jika beraksi seadanya atau salah reaksi maka akan menyebabkan anda : kehilangan teman, dipecat, stress dan lain-lain.<br />
Bagaimana reaksi anda jika seseorang menyebakan anda macet dan terlambat masuk kantor ? Apakah anda akan marah ? Memukul stir mobil ? Memaki-maki ? Apakah tekanan darah anda akan naik cepat ?<br />
Siapa yang peduli jika anda datang telat 10 detik ? Kenapa anda biarkan kondisi tersebut merusak hari anda ?<br />
Coba ingat prinsip 90/10, dan jangan khawatir masalah anda akan cepat terselesaikan.<br />
Contoh lain :</p>
<p>-           Anda dipecat.<br />
Mengapa sampai tidak bisa tidur dan khawatir?<br />
Suatu waktu akan ada jalan keluar. Gunakan energi dan waktu yang hilang karena kekhawatiran tersebut untuk mencari pekerjaan yang lain.<br />
-           Pesawat terlambat.<br />
Kondisi ini merusak seluruh schedule anda. Kenapa anda marah-marah kepada petugas tiket di bandara ? Mereka tidak dapat mengendalikan terhadap apa yang terjadi. Kenapa harus stress ? Kondisi ini justru akan memperburuk kondisi anda.<br />
Gunakan waktu anda untuk mempelajari situasi, membaca buku yang anda bawa, atau mengenali  penumpang lain.<br />
Sekarang anda sudah tahu prinsip 90/10. Gunakanlah dalam aktivitas harian dan anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yang hilang dan hasilnya sangat menakjubkan.<br />
Sudah berjuta-juta orang menderita akibat tekanan stress, masalah berat, cobaan hidup dan sakit hati dan hal ini sebenarnya dapat diatasi jika kita mengerti cara menggunakan prinsip 90/10.</p>
<p>DIJAMIN AKAN MERUBAH POLA HIDUP ANDA.<br />
NIKMATI HIDUP INI !!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/193/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=193&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/08/04/prinsip-9010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kanker Hati</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/02/26/kanker-hati/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/02/26/kanker-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 09:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[PENEMUAN TERBARU MENGENAI KANKER HATI (dari milis tetangga) Penemuan terbaru mengenai kanker hati ! Jangan Tidur Terlalu Malam ! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 Tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=190&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PENEMUAN TERBARU MENGENAI KANKER HATI</p>
<p>(dari milis tetangga)</p>
<p>Penemuan terbaru mengenai kanker hati ! Jangan Tidur Terlalu Malam ! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 Tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!!. Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati ( Liver Function Index ). Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bias memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.</p>
<p>Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hamper 80% dari livernya(hati) sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, ? Bagaimana mungkin ? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?? Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan ? normal ?. Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalahpahami oleh masyarakat kita ( Taiwan ). Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal. Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui didalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari ke luar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT didalam darah meningkat. Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati , meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi didalam hati(liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.</p>
<p>Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih. Penyebab utama kerusakan hati adalah :  1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama. 2. Tidak buang pada pagi hari. 3. Pola makan yang terlalu berlebihan 4. Tidak makan pagi. 5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan. 6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet,zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan . 7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goring saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. 8. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak matang 3-5 bagian. Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.  Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan sehari ? hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan ?jadwalnya ?. Sebab :  Malam hari pk 21.00 ? 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun(de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik . Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.</p>
<p> Malam hari pk 23.00 ? dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.  Dini hari 01.00 &#8211; 03…00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas.  Dini hari 03.00 ? 05.00 : de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.</p>
<p>Pagi pk 05.00 ? 07…00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.</p>
<p> Pagi pk 07.00 ? 09…00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi . Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30. Makan pagi sebelum pk 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah Nyenyak dan Jangan Begadang.  Dialih bahasakan secara bebas dari artikel berbahasa Mandarin oleh : Siwu ( 09 Juni 2007 )</p>
<p>HARAP DISEBARLUASKAN PENGETAHUAN INI KEPADA SEGENAP KELUARGA , TEMAN-TEMAN DAN REKAN-REKAN SERTA RELASI YANG KITA CINTAI SUPAYA DAPAT TERHINDAR DARI PENYAKIT YG AKAN MEMBAWA MAUT &amp; MALAPETAKA DALAM KEHIDUPAN INI??.TOLONGLAH ORANG2 LAIN SEBANYAKNYA?????……</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/190/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/190/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/190/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=190&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2009/02/26/kanker-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KENAPA TERJADI KRISIS GLOBAL ? PINGIN TAU..! SILAHKAN BACA.</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/kenapa-terjadi-krisis-global-pingin-tau-silahkan-baca/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/kenapa-terjadi-krisis-global-pingin-tau-silahkan-baca/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 12:10:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[KENAPA TERJADI KRISIS GLOBAL ? PINGIN TAU..! SILAHKAN BACA. Kiriman Dedi Rustandi Krisis Subprime di Amerika Serikat Kalau Langit Masih Kurang Tinggi Oleh: Dahlan Iskan Meski saya bukan ekonom, banyak pembaca tetap minta saya ”menceritakan’ ‘ secara awam mengenai hebatnya krisis keuangan di AS saat ini. Seperti juga, banyak pembaca tetap bertanya tentang sakit liver, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=188&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KENAPA TERJADI KRISIS GLOBAL ? PINGIN TAU..! SILAHKAN BACA.</p>
<p><strong>Kiriman Dedi Rustandi</strong></p>
<p>Krisis Subprime di Amerika Serikat<br />
Kalau Langit Masih Kurang Tinggi<br />
Oleh: Dahlan Iskan</p>
<p>Meski saya bukan ekonom, banyak pembaca tetap minta saya ”menceritakan’ ‘ secara awam mengenai hebatnya krisis keuangan di AS saat ini. Seperti juga, banyak pembaca tetap bertanya tentang sakit liver, meski mereka tahu saya bukan dokter. Saya coba:</p>
<p>Semua perusahaan yang sudah go public lebih dituntut untuk terus berkembang di semua sektor. Terutama labanya. Kalau bisa, laba sebuah perusahaan publik terus meningkat sampai 20 persen setiap tahun. Soal caranya bagaimana, itu urusan kiat para CEO dan direkturnya.<span id="more-188"></span></p>
<p>Pemilik perusahaan itu (para pemilik saham) biasanya sudah tidak mau tahu lagi apa dan bagaimana perusahaan tersebut dijalankan. Yang mereka mau tahu adalah dua hal yang terpenting saja: harga sahamnya harus terus naik dan labanya harus terus meningkat.</p>
<p>Perusahaan publik di AS biasanya dimiliki ribuan atau ratusan ribu orang, sehingga mereka tidak peduli lagi dengan tetek-bengek perusahaan mereka.</p>
<p>Mengapa mereka menginginkan harga saham harus terus naik? Agar kalau para pemilik saham itu ingin menjual saham, bisa dapat harga lebih tinggi dibanding waktu mereka beli dulu: untung.</p>
<p>Mengapa laba juga harus terus naik? Agar, kalau mereka tidak ingin jual saham, setiap tahun mereka bisa dapat pembagian laba (dividen) yang kian banyak.</p>
<p>Soal cara bagaimana agar keinginan dua hal itu bisa terlaksana dengan baik, terserah pada CEO-nya. Mau pakai cara kucing hitam atau cara kucing putih, terserah saja. Sudah ada hukum yang mengawasi cara kerja para CEO tersebut: hukum perusahaan, hukum pasar modal, hukum pajak, hukum perburuhan, dan seterusnya.</p>
<p>Apakah para CEO yang harus selalu memikirkan dua hal itu merasa tertekan dan stres setiap hari? Bukankah sebuah perusahaan kadang bisa untung, tapi kadang bisa rugi?</p>
<p>Anehnya, para CEO belum tentu merasa terus-menerus diuber target. Tanpa disuruh pun para CEO sendiri memang juga menginginkannya. Mengapa? Pertama, agar dia tidak terancam kehilangan jabatan CEO. Kedua, agar dia mendapat bonus superbesar yang biasanya dihitung sekian persen dari laba dan pertumbuhan yang dicapai. Gaji dan bonus yang diterima para CEO perusahaan besar di AS bisa 100 kali lebih besar dari gaji Presiden George Bush. Mana bisa dengan gaji sebesar itu masih stres?</p>
<p>Keinginan pemegang saham dan keinginan para CEO dengan demikian seperti tumbu ketemu tutup: klop. Maka, semua perusahaan dipaksa untuk terus-menerus berkembang dan membesar. Kalau tidak ada jalan, harus dicarikan jalan lain. Kalau jalan lain tidak ditemukan, bikin jalan baru.<br />
Kalau bikin jalan baru ternyata sulit, ambil saja jalannya orang lain. Kalau tidak boleh diambil? Beli! Kalau tidak dijual? Beli dengan cara yang licik -dan kasar! Istilah populernya hostile take over.</p>
<p>Kalau masih tidak bisa juga, masih ada jalan aneh: minta politisi untuk bikinkan berbagai peraturan yang memungkinkan perusahaan bisa mendapat jalan.</p>
<p>Kalau perusahaan terus berkembang, semua orang happy. CEO dan para direkturnya happy karena dapat bonus yang mencapai Rp 500 miliar setahun.<br />
Para pemilik saham juga happy karena kekayaannya terus naik. Pemerintah happy karena penerimaan pajak yang terus membesar. Politisi happy karena dapat dukungan atau sumber dana.</p>
<p>Dengan gambaran seperti itulah ekonomi AS berkembang pesat dan kesejahteraan rakyatnya meningkat. Semua orang lantas mampu membeli kebutuhan hidupnya. Kulkas, TV, mobil, dan rumah laku dengan kerasnya. Semakin banyak yang bisa membeli barang, ekonomi semakin maju lagi.</p>
<p>Karena itu, AS perlu banyak sekali barang. Barang apa saja. Kalau tidak bisa bikin sendiri, datangkan saja dari Tiongkok atau Indonesia atau negara lainnya. Itulah yang membuat Tiongkok bisa menjual barang apa saja ke AS yang bisa membuat Tiongkok punya cadangan devisa terbesar di dunia: USD 2 triliun!</p>
<p>Sudah lebih dari 60 tahun cara ”membesarkan’ ‘ perusahaan seperti itu dilakukan di AS dengan suksesnya. Itulah bagian dari ekonomi kapitalis. AS dengan kemakmuran dan kekuatan ekonominya lalu menjadi penguasa dunia.</p>
<p>Tapi, itu belum cukup.</p>
<p>Yang makmur harus terus lebih makmur. Punya toilet otomatis dianggap tidak cukup lagi: harus computerized!</p>
<p>Bonus yang sudah amat besar masih kurang besar. Laba yang terus meningkat harus terus mengejar langit. Ukuran perusahaan yang sudah sebesar gajah harus dibikin lebih jumbo. Langit, gajah, jumbo juga belum cukup.</p>
<p>Ketika semua orang sudah mampu beli rumah, mestinya tidak ada lagi perusahaan yang jual rumah. Tapi, karena perusahaan harus terus meningkat, dicarilah jalan agar penjualan rumah tetap bisa dilakukan dalam jumlah yang kian banyak. Kalau orangnya sudah punya rumah, harus diciptakan agar kucing atau anjingnya juga punya rumah. Demikian juga mobilnya.</p>
<p>Tapi, ketika anjingnya pun sudah punya rumah, siapa pula yang akan beli rumah?</p>
<p>Kalau tidak ada lagi yang beli rumah, bagaimana perusahaan bisa lebih besar? Bagaimana perusahaan penjamin bisa lebih besar? Bagaimana perusahaan alat-alat bangunan bisa lebih besar? Bagaimana bank bisa lebih besar? Bagaimana notaris bisa lebih besar? Bagaimana perusahaan penjual kloset bisa lebih besar? Padahal, doktrinnya, semua perusahaan harus semakin besar?</p>
<p>Ada jalan baru. Pemerintah AS-lah yang membuat jalan baru itu. Pada 1980, pemerintah bikin keputusan yang disebut ”Deregulasi Kontrol Moneter”. Intinya, dalam hal kredit rumah, perusahaan realestat diperbolehkan menggunakan variabel bunga. Maksudnya: boleh mengenakan bunga tambahan dari bunga yang sudah ditetapkan secara pasti. Peraturan baru itu<br />
berlaku dua tahun kemudian.</p>
<p>Inilah peluang besar bagi banyak sektor usaha: realestat, perbankan, asuransi, broker, underwriter, dan seterusnya. Peluang itulah yang dimanfaatkan perbankan secara nyata.</p>
<p>Begini ceritanya:</p>
<p>Sejak sebelum 1925, di AS sudah ada UU Mortgage. Yakni, semacam undang-undang kredit pemilikan rumah (KPR). Semua warga AS, asalkan memenuhi syarat tertentu, bisa mendapat mortgage (anggap saja seperti KPR, meski tidak sama).</p>
<p>Misalnya, kalau gaji seseorang sudah Rp 100 juta setahun, boleh ambil mortgage untuk beli rumah seharga Rp 250 juta. Cicilan bulanannya ringan karena mortgage itu berjangka 30 tahun dengan bunga 6 persen setahun.</p>
<p>Negara-negara maju, termasuk Singapura, umumnya punya UU Mortgage. Yang terbaru adalah UU Mortgage di Dubai. Sejak itu, penjualan properti di Dubai naik 55 persen. UU Mortgage tersebut sangat ketat dalam menetapkan syarat orang yang bisa mendapat mortgage.</p>
<p>Dengan keluarnya ”jalan baru” pada 1980 itu, terbuka peluang untuk menaikkan bunga. Bisnis yang terkait dengan perumahan kembali hidup. Bank bisa dapat peluang bunga tambahan. Bank menjadi lebih agresif. Juga para broker dan bisnis lain yang terkait.</p>
<p>Tapi, karena semua orang sudah punya rumah, tetap saja ada hambatan. Maka, ada lagi ”jalan baru” yang dibuat pemerintah enam tahun kemudian. Yakni, tahun 1986.</p>
<p>Pada 1986 itu, pemerintah menetapkan reformasi pajak. Salah satu isinya: pembeli rumah diberi keringanan pajak. Keringanan itu juga berlaku bagi pembelian rumah satu lagi. Artinya, meski sudah punya rumah, kalau mau beli rumah satu lagi, masih bisa dimasukkan dalam fasilitas itu.</p>
<p>Di negara-negara maju, sebuah keringanan pajak mendapat sambutan yang luar biasa. Di sana pajak memang sangat tinggi. Bahkan, seperti di Swedia atau Denmark , gaji seseorang dipajaki sampai 50 persen. Imbalannya, semua keperluan hidup seperti sekolah dan pengobatan gratis. Hari tua juga terjamin.</p>
<p>Dengan adanya fasilitas pajak itu, gairah bisnis rumah meningkat drastis menjelang 1990. Dan terus melejit selama 12 tahun berikutnya. Kredit yang disebut mortgage yang biasanya hanya USD 150 miliar setahun langsung menjadi dua kali lipat pada tahun berikutnya. Tahun-tahun berikutnya terus meningkat lagi. Pada 2004 mencapai hampir USD 700 miliar setahun.</p>
<p>Kata ”mortgage” berasal dari istilah hukum dalam bahasa Prancis. Artinya: matinya sebuah ikrar. Itu agak berbeda dari kredit rumah. Dalam mortgage, Anda mendapat kredit. Lalu, Anda memiliki rumah. Rumah itu Anda serahkan kepada pihak yang memberi kredit. Anda boleh menempatinya selama cicilan Anda belum lunas.</p>
<p>Karena rumah itu bukan milik Anda, begitu pembayaran mortgage macet, rumah itu otomatis tidak bisa Anda tempati. Sejak awal ada ikrar bahwa itu bukan rumah Anda. Atau belum. Maka, ketika Anda tidak membayar cicilan, ikrar itu dianggap mati. Dengan demikian, Anda harus langsung pergi dari rumah tersebut.</p>
<p>Lalu, apa hubungannya dengan bangkrutnya investment banking seperti Lehman Brothers?</p>
<p>Gairah bisnis rumah yang luar biasa pada 1990-2004 itu bukan hanya karena fasilitas pajak tersebut. Fasilitas itu telah dilihat oleh ”para pelaku bisnis keuangan” sebagai peluang untuk membesarkan perusahaan dan meningkatkan laba.</p>
<p>Warga terus dirangsang dengan berbagai iklan dan berbagai fasilitas mortgage. Jor-joran memberi kredit bertemu dengan jor-joran membeli rumah. Harga rumah dan tanah naik terus melebihi bunga bank.</p>
<p>Akibatnya, yang pintar bukan hanya orang-orang bank, tapi juga para pemilik rumah. Yang rumahnya sudah lunas, di-mortgage- kan lagi untuk membeli rumah berikutnya. Yang belum memenuhi syarat beli rumah pun bisa mendapatkan kredit dengan harapan toh harga rumahnya terus naik. Kalau toh suatu saat ada yang tidak bisa bayar, bank masih untung. Jadi, tidak ada kata takut dalam memberi kredit rumah.</p>
<p>Tapi, bank tentu punya batasan yang ketat sebagaimana diatur dalam undang-undang perbankan yang keras.</p>
<p>Sekali lagi, bagi orang bisnis, selalu ada jalan.</p>
<p>Jalan baru itu adalah ini: bank bisa bekerja sama dengan ”bank jenis lain” yang disebut investment banking.</p>
<p>Apakah investment banking itu bank?</p>
<p>Bukan. Ia perusahaan keuangan yang ”hanya mirip” bank. Ia lebih bebas daripada bank. Ia tidak terikat peraturan bank. Bisa berbuat banyak hal: menerima macam-macam ”deposito” dari para pemilik uang, meminjamkan uang, meminjam uang, membeli perusahaan, membeli saham, menjadi penjamin, membeli rumah, menjual rumah, private placeman, dan apa pun yang orang bisa lakukan. Bahkan, bisa melakukan apa yang orang tidak pernah memikirkan! Lehman Brothers, Bear Stern, dan banyak lagi adalah jenis investment banking itu.</p>
<p>Dengan kebebasannya tersebut, ia bisa lebih agresif. Bisa memberi pinjaman tanpa ketentuan pembatasan apa pun. Bisa membeli perusahaan dan menjualnya kapan saja. Kalau uangnya tidak cukup, ia bisa pinjam kepada siapa saja: kepada bank lain atau kepada sesama investment banking. Atau, juga kepada orang-orang kaya yang punya banyak uang dengan istilah ”personal banking”.</p>
<p>Saya sering kedatangan orang dari investment banking seperti itu yang menawarkan banyak fasilitas. Kalau saya mau menempatkan dana di sana , saya dapat bunga lebih baik dengan hitungan yang rumit. Biasanya saya tidak sanggup mengikuti hitung-hitungan yang canggih itu.</p>
<p>Saya orang yang berpikiran sederhana. Biasanya tamu-tamu seperti itu saya serahkan ke Dirut Jawa Pos Wenny Ratna Dewi. Yang kalau menghitung angka lebih cepat dari kalkulator. Kini saya tahu, pada dasarnya dia tidak menawarkan fasilitas, tapi cari pinjaman untuk memutar cash-flow.</p>
<p>Begitu agresifnya para investment banking itu, sehingga kalau dulu hanya orang yang memenuhi syarat (prime) yang bisa dapat mortgage, yang kurang memenuhi syarat pun (sub-prime) dirangsang untuk minta mortgage.</p>
<p>Di AS, setiap orang punya rating. Tinggi rendahnya rating ditentukan oleh besar kecilnya penghasilan dan boros-tidaknya gaya hidup seseorang. Orang yang disebut prime adalah yang ratingnya 600 ke atas. Setiap tahun orang bisa memperkirakan sendiri, ratingnya naik atau turun.</p>
<p>Kalau sudah mencapai 600, dia sudah boleh bercita-cita punya rumah lewat mortgage. Kalau belum 600, dia harus berusaha mencapai 600. Bisa dengan terus bekerja keras agar gajinya naik atau terus melakukan penghematan pengeluaran.</p>
<p>Tapi, karena perusahaan harus semakin besar dan laba harus kian tinggi, pasar pun digelembungkan. Orang yang ratingnya baru 500 sudah ditawari mortgage. Toh kalau gagal bayar, rumah itu bisa disita. Setelah disita, bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi dari nilai pinjaman. Tidak pernah dipikirkan jangka panjangnya.</p>
<p>Jangka panjang itu ternyata tidak terlalu panjang. Dalam waktu kurang dari 10 tahun, kegagalan bayar mortgage langsung melejit. Rumah yang disita sangat banyak. Rumah yang dijual kian bertambah. Kian banyak orang yang jual rumah, kian turun harganya. Kian turun harga, berarti nilai jaminan rumah itu kian tidak cocok dengan nilai pinjaman. Itu berarti kian banyak yang gagal bayar.</p>
<p>Bank atau investment banking yang memberi pinjaman telah pula menjaminkan rumah-rumah itu kepada bank atau investment banking yang lain. Yang lain itu menjaminkan ke yang lain lagi. Yang lain lagi itu menjaminkan ke yang beriktunya lagi. Satu ambruk, membuat yang lain ambruk. Seperti kartu domino yang didirikan berjajar. Satu roboh menimpa kartu lain. Roboh semua.</p>
<p>Berapa ratus ribu atau juta rumah yang termasuk dalam mortgage itu?<br />
Belum ada data. Yang ada baru nilai uangnya. Kira-kira mencapai 5 triliun dolar. Jadi, kalau Presiden Bush merencanakan menyuntik dana APBN USD 700 miliar, memang perlu dipertanyakan: kalau ternyata dana itu tidak menyelesaikan masalah, apa harus menambah USD 700 miliar lagi? Lalu, USD 700 miliar lagi?</p>
<p>Itulah yang ditanyakan anggota DPR AS sekarang, sehingga belum mau menyetujui rencana pemerintah tersebut. Padahal, jumlah suntikan sebanyak USD 700 miliar itu sudah sama dengan pendapatan seluruh bangsa dan negara Indonesia dijadikan satu.</p>
<p>Jadi, kita masih harus menunggu apa yang akan dilakukan pemerintah dan rakyat AS. Kita juga masih menunggu data berapa banyak perusahaan dan orang Indonesia yang ”menabung” &#8211; kan uangnya di lembaga-lembaga investment banking yang kini lagi pada kesulitan itu.</p>
<p>Sebesar tabungan itulah Indonesia akan terseret ke dalamnya. Rasanya tidak banyak, sehingga pengaruhnya tidak akan sebesar pengaruhnya pada Singapura, Hongkong, atau Tiongkok.</p>
<p>Singapura dan Hongkong terpengaruh besar karena dua negara itu menjadi salah satu pusat beroperasinya raksasa-raksasa keuangan dunia. Sedangkan Tiongkok akan terpengaruh karena daya beli rakyat AS akan sangat menurun, yang berarti banyak barang buatan Tiongkok yang tidak bisa dikirim secara besar-besaran ke sana . Kita, setidaknya, masih bisa menanam jagung.(*)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/188/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/188/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/188/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=188&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/kenapa-terjadi-krisis-global-pingin-tau-silahkan-baca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AYO SELAMATKAN BANGSA KITA !!!, MULAILAH DARI DIRI ANDA.</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/ayo-selamatkan-bangsa-kita-mulailah-dari-diri-anda/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/ayo-selamatkan-bangsa-kita-mulailah-dari-diri-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 12:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=186</guid>
		<description><![CDATA[by Wahyu Raksaguna Dear all Dari Kiriman teman …………….. AYO SELAMATKAN BANGSA KITA !!!, MULAILAH DARI DIRI ANDA. ******************************************************** TERUSKAN EMAIL INI KE TEMAN-TEMAN ANDA SEBANYAK-BANYAKNYA Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan bangsa kita : 1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda. Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=186&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>by Wahyu Raksaguna</strong></p>
<p>Dear all<br />
Dari Kiriman teman ……………..</p>
<p>AYO SELAMATKAN BANGSA KITA !!!, MULAILAH DARI DIRI ANDA.<br />
********************************************************</p>
<p>TERUSKAN EMAIL INI KE TEMAN-TEMAN ANDA SEBANYAK-BANYAKNYA</p>
<p>Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan<br />
bangsa kita :</p>
<p>1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda.<br />
Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan<br />
dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan<br />
semakin parah.</p>
<p>2. Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham<br />
dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya,<br />
maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi<br />
semakin parah<span id="more-186"></span></p>
<p>3. Jangan ikut ikutan memborong dolar. Jika anda ikut ikutan<br />
memborong dolar, maka harga dolar akan semakin tinggi dan rupiah<br />
semakin terpuruk. Harga barang impor akan semakin mahal, dan<br />
inflasi dalam negeri akan semakin menggila.</p>
<p>4. Jangan panik. Jika anda tidak panik, maka krisis akan cepat<br />
berlalu. Perekonomian akan cepat pulih. Harga saham akan cepat<br />
rebound. Dolar akan cepat menyesuaikan diri pada kurs yang rasional.</p>
<p>Cadangan devisa kita cukup kuat. Jika anda panik dan ikut ikutan<br />
menarik deposito, menjual saham dan memborong dolar, maka anda ikut<br />
memberikan kontribusi pada semakin dalamnya krisis di Indonesia .<br />
Tetapi tentu ini merupakan pilihan bebas. Tidak ada yang dapat<br />
melarang anda. Hati nurani yang bicara. Pilihan yang sulit bagi<br />
yang berduit tetapi silahkan memilih.</p>
<p>Krisis keuangan global kian menebar ancaman menjadi krisis ekonomi<br />
global yang tidak main-main, bursa saham guncang dan nilai tukar<br />
Rupiah semakin melemah, ini semua menjadi indicator bahwa akan ada<br />
bencana baru yang siap menerkam.</p>
<p>Para kaum Kapitalis yang ingin meraup keuntungan dengan cara cepat<br />
dan menjadi SERAKAH akhirnya menjadi sumber dari segala krisis yang<br />
kita belum tau kapan akan berakhir.</p>
<p>Pertanyaannya adalah apa yang bisa kita lakukan untuk ikut membantu<br />
agar krisis ini tidak menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bangsa<br />
ini?</p>
<p>Tentu kita tidak ingin ini menjadi periode 10 Tahunan (1998-2008),<br />
mimpi kelam krisis ekonomi 10 tahun lewat tentu tidak ingin kita<br />
munculkan kembali, tapi jika Anda tidak peduli maka bisa saja hal<br />
ini akan terjadi!!!!</p>
<p>Dan jika itu terjadi maka Bangsa ini akan semakin terpuruk, akan<br />
muncul PHK besar-besaran, sector riil yang tidak bergerak, system<br />
perbankan yang sudah tidak dipercaya lagi dan akhirnya<br />
kita kembali ke NOL lagi.</p>
<p>Jika Anda masih mencintai Bangsa ini maka ada banyak hal yang bisa<br />
Anda lakukan, paling tidak MULAILAH DARI DIRI ANDA SENDIRI..!! ,<br />
contoh kecil sbb : Jika Anda seorang awam sebagaimana saya, maka<br />
yang bisa kita lakukan adalah :</p>
<p>Gunakanlah PRODUKSI DALAM NEGERI dalam semua aktivitas hidupmu,dengan<br />
langkah ini akan menyelamtkan Sektor Riil, usaha-usaha kecil akan<br />
berkembang, dan akhirnya kita bisa berdiri tegak dan mengatakan</p>
<p>KITA BISA HIDUP DARI NEGERI KITA SENDIRI.</p>
<p>Langkah kecil lain jangan sok mengkonsumsi produk makanan luar<br />
negeri, jika anda senang makan Durian tidak perlu durian Bangkok<br />
Thailand cukup durian local toh tidak kalah rasanya, jika senang<br />
makan Jagung? Tidak perlulah Jagung Thailand cukup jagung local,<br />
tidak perlu makan-makan di outlet2 dengan brand luar negeri, toh ayam<br />
kampung kita tidak kalah nikmatnya, hal kecil ini kadang tidak kita<br />
sadari tapi ketahuilah EFEK nya sangat luarbiasa, anda bisa bayangkan<br />
jika semua anak bangsa ini berfikiran sama, jika anda konversikan<br />
dengan modal yang beputar maka Anda akan kaget dan heran akan IMPACT<br />
yang sangat luar biasa, yakin dan percayalah dengan cara kecil ini<br />
Krisis ini tidak akan terjadi DISINI di BUMI INDONESIA.</p>
<p>Gunakan angkutan Massal jika itu anda bisa lakukan, itu akan membantu<br />
untuk mengurangi konsumsi energi yang luar biasa yang sebetulnya<br />
tidak perlu, disamping mengurangi polusi, jangan lupa disamping<br />
krisis keuangan yang berpotensi menjadi krisis Ekonomi kita juga<br />
dihadapkan dengan krisis Energy..!! kenyamanan mungkin belum kita<br />
pikirkan sekarang, percayalah bahwa aroma sesaknya penumpang di<br />
Angkot dan bus-bus itu masih menimbulkan secercah harapan bahwa<br />
sector riil kita masih bergerak.</p>
<p>Berbelanjalah di pasar-pasar tradisional, berdayakan warung-warung<br />
kaki lima , percaya atau tidak Ekonomi Kerakyatan terbukti mampu<br />
menyelamatkan perekonomian kita.</p>
<p>Jika Anda seorang pelaku bisnis maka tolong jangan hanya memikirkan<br />
untuk meraup keuntungan pribadi semata-mata hanya dengan memikirkan<br />
Import barang-barang murah yang hanya akan menghancurkan produk dalam<br />
negeri, jangan lari dari tanggung jawab dengan membawa lari modal ke<br />
luar negeri, ingat menjaga, mengusahakan agar Capital Inflow akan<br />
lebih bijkasana dan akan sangat membantu Negeri ini, jangan biarkan<br />
capital outflow terjadi itu sama dengan menghancurkan perekonomian<br />
Rakyat LET’ S SAVE OUR NATION, START FROM YOUR SELF!!!!</p>
<p>Lakukan hal sederhana ini maka Anda akan lihat akibat penyelamatan<br />
yang luar biasa.</p>
<p>Dengan meneruskan pesan ini ke relasi dan sahabat Anda, berarti Anda<br />
sudah ikut mengingatkan Saudara Sebangsa Kita untuk Ikut PEDULI<br />
menyelamatkan Bangsa ini.</p>
<p>TERUSKAN EMAIL INI KE TEMAN-TEMAN ANDA SEBANYAK-BANYAKNYA</p>
<p>Regards<br />
**********************************************************************<br />
This e-mail and any files transmitted with it may contain<br />
confidential information and is intended solely for use by<br />
the individual to whom it is addressed.  If you received<br />
this e-mail in error, please notify the sender, do not<br />
disclose its contents to others and delete it from your<br />
system.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/186/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/186/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/186/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=186&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/ayo-selamatkan-bangsa-kita-mulailah-dari-diri-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Leluhur dan Cangkuang</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/leluhur-dan-cangkuang/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/leluhur-dan-cangkuang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 12:02:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[By Wahyu Raksaguna Tulisan ini, ditujukan untuk keluarga besar Aki Jaya + Nini Enjom. Terutama bagi cucu cicitnya yg tidak begitu pasih berbahasa sunda, bagi para menantu yang berasal dari suku lain (diluar suku sunda) Ini ada cuplikan sejarah Cangkuang dari situs http://www.navigasi.net/goart.php?a=bucngkng Mengapa sejarah cangkuang perlu kita ketahuii ? Kalau tidak keliru, leluhur kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=184&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>By Wahyu Raksaguna</strong></p>
<p>Tulisan ini, ditujukan untuk keluarga besar Aki Jaya + Nini Enjom.<br />
Terutama bagi cucu cicitnya yg tidak begitu pasih berbahasa sunda, bagi para menantu yang berasal dari suku lain (diluar suku sunda)</p>
<p>Ini ada cuplikan sejarah Cangkuang dari situs <a rel="nofollow" href="http://www.navigasi.net/goart.php?a=bucngkng">http://www.navigasi.net/goart.php?a=bucngkng</a><br />
Mengapa sejarah cangkuang perlu kita ketahuii ?<br />
Kalau tidak keliru, leluhur kita terkait dengan “cangkuang” ini.</p>
<p>Nah…silahkan klik situs <a rel="nofollow" href="http://www.navigasi.net/goart.php?a=bucngkng">http://www.navigasi.net/goart.php?a=bucngkng</a></p>
<p>Semoga bermanfaat !</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=184&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/leluhur-dan-cangkuang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Candi Cangkuang</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/candi-cangkuang/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/candi-cangkuang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 11:58:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=182</guid>
		<description><![CDATA[By Wahyu Raksaguna Candi Cangkuang berdiri di atas puncak bukit Pulo Panjang, berukuran 4,5 x 4,5 m2 dengan pintu candi menghadap ke timur. Untuk mencapai pintu candi, harus menaiki sepuluh anak tangga terlebih dahulu. Di dalam candi Cangkuang terdapat sebuah patung dewa Siwa yang sedang duduk bersila. Tangan dan beberapa bagian tubuh patung tersebut sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=182&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>By Wahyu Raksaguna</strong></p>
<p>Candi Cangkuang berdiri di atas puncak bukit Pulo Panjang, berukuran 4,5 x 4,5 m2 dengan pintu candi menghadap ke timur. Untuk mencapai pintu candi, harus menaiki sepuluh anak tangga terlebih dahulu. Di dalam candi Cangkuang terdapat sebuah patung dewa Siwa yang sedang duduk bersila. Tangan dan beberapa bagian tubuh patung tersebut sudah tidak utuh lagi. Patung yang dapat diangkat dan dipindahkan ke tempat lain tersebut, menyatu dengan lempengan penutup sumur yang ada di dalam candi. Jika patung diangkat maka akan tampak sumur candi yang dalam dan gelap. Sumur ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan abu jenazah.<span id="more-182"></span></p>
<p>Candi Cangkuang diperkirakan merupakan bangunan peninggalan abad VII Masehi. Perhitungan tahun ini didasarkan pada perhitungan usia kelapukan batu candi dan relief garis candi yang masih sederhana. Diperkirakan candi tersebut berasal dari jaman Kerajaan Pajajaran, karena belum ditemukan prasasti dan keterangan tertulis yang dapat memastikan keberadaannya.</p>
<p>Sejarah penemuan candi Cangkuang dimulai sekitar tahun 1893. Pada waktu itu di kecamatan Karang Pawitan (berjarak sekitar 20 km dari Cangkuang) ditemukan sebuah kitab kuno berjudul Batavia Guinneskoop yang ditulis orang Belanda bernama Voderman. Di dalam kitab tersebut ada cerita mengenai keberadaan sebuah patung Syiwa dan makam Arif Muhammad di daerah Cangkuang. Pada tanggal 9 Desember 1966, seorang arkeolog Islam bernama Uka Tjandrasasmita mengadakan penelitian ke daerah Cangkuang dan menemukan batu-batu bekas reruntuhan bangunan dan sebuah patung Siwa seperti yang diungkapkan Voderman. Oleh karena itu, Uka Tjandrasasmita dianggap sebagai penemu Candi Cangkuang.<br />
dicuplik dari :<br />
<a rel="nofollow" href="http://www.tourism-mpu.com/id/jawabarat/?info=lokasi">http://www.tourism-mpu.com/id/jawabarat/?info=lokasi</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/182/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/182/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/182/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=182&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/22/candi-cangkuang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SILSILAH KUBANG PANINEUNGAN EMBAH JANGKUNG PANCUH MUNGGARAN</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/14/silsilah-kubang-panineungan-embah-jangkung-pancuh-munggaran/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/14/silsilah-kubang-panineungan-embah-jangkung-pancuh-munggaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 09:21:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[SILSILAH KUBANG PANINEUNGAN EMBAH JANGKUNG PANCUH MUNGGARAN DISUSUN KU : DIDIN S YOGA, S.Pd,Msi dulur ulah di batur-batur batur batur dulur dulur dulur mah tetep dulur PANGANTEUR Geus lawas pisan aya kereteg hayang nyusun ieu silsilah teh. Ngan nya kitu, susah pisan pikeun kuring dina nempatkeun waktu luang keur nyusunna. Genep taun lilana ieu susunan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=180&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SILSILAH<br />
KUBANG PANINEUNGAN<br />
EMBAH JANGKUNG PANCUH MUNGGARAN</p>
<p>DISUSUN KU : DIDIN S YOGA, S.Pd,Msi</p>
<p>dulur ulah di batur-batur<br />
batur batur dulur dulur<br />
dulur mah tetep dulur</p>
<p><strong>PANGANTEUR</strong></p>
<p>Geus lawas pisan aya kereteg hayang nyusun ieu silsilah teh. Ngan nya kitu, susah pisan pikeun kuring dina nempatkeun waktu luang keur nyusunna. Genep taun lilana ieu susunan silsilah teh disidemna, malah mah hasilna meunang nyusun teh puguh dina lanjeuran itungan taun anu sakitu lilana. Lamun diijir kana luang, beut asa dosa , dosa ka diri , dosa kanu menta pangnyusunkeun , nyaeta dulur baraya , kadang wargi Kubang – Kopo – Sukamaju – Rancasalak nu geus pasti nganti-nganti , jigana matak nyeri beuheung sosonggeteun!.</p>
<p>Ku hal eta pisan, kuring geus gilig pikeun ngarengsekeun ieu susunan silsilah anu alhamdulillah tiasa medal kalayan dijudulan “KUBANG PANINEUNGAN – Embah Jangkung Pancuh Munggaran”. Judul anu tangtuna oge hasil nyarungsum sapagados jeung silsilah anu ku kuring di pedar – diguar kalawan diimeutan supaya ngamalirkeun lalangse bihari ka kiwari, ngenteung rupa dina kalangkang awak satungtung, mapay-mapay rasa tatali wiwitan : timana urang mimiti ?, turunan saha ?, ari itu dulur lain ?. Beut asa pamohalan lamun tea mah pikiran jeung rarasaan urang kabeungkeut ku pirang-pirang pananya siga kitu, badis kakara panggih jeung jalma di tengah leuweung geledegan.</p>
<p>Runtunan taun nu terus ngabiur mundur ninggalkeun pirang-pirang pazamanan. Para sepuh urang anu biasa jadi paseur doa pangjurung ringkang parantos ngarantunkeun , kiwari karasana teh beut asa geus udar tatali dulur pituin; dulur jeung baraya atah anjang , dulur jeung baraya teu papada apal. Kalan-kalan sok api-api teu apal , duka lingsem duka gengsi , atanapi ngajaga komara ? . Eta gambaran teh ebreh lamun seug papada panggih sok dimimitian ku nyarita : Saha tea nya ieu teh ?. Palebeuh hal ieu , wargi-wargi ti Kopo sok mindeng ngarandapan , malah sok ngangluh bari pagaliwota ku rupa-rupa pananya jeung sangkaan : naha nya beut kitu ?, meureun embung pancakaki pedah kuring mah…..miskin !.</p>
<p>Sajatina, hal sarupa anu ku kuring ditulis di luhur, heunteu sagamblangna kudu diteumbleuhkeun ka anu jarumeumneung kiwari , tapi oge kaleupatan para sepuh urang kapungkur . Duka naon atuh jadi marga lantaran , da sainget kuring, sepuh-sepuh ( kaasup nini jeung aki) beut carang pisan silih anjangan seja ngawanohkeun hiji-hiji rundayanana nu ngakibatkeun simpay wargi poros Kubang- Sukamaju—Kopo – Rancasalak ”heunteu ngalir” anu pamustunganana : saha tea nya ieu teh ? .</p>
<p>Ku gambaran eta , kuring teu deuk nyebut yen turunan ti Kubang (Kadungora) – Nangkaleah (Leles) geus ngarangrangan , tapi meureun bisa disebut kurangna tarekah pikeun ngayakeun hojah patepung lawung, hiji cara pikeun ”ngagedekeun” deui seuneu obor nu meh kakaliceusan. Naon sabab na kudu ngayakeun tarekah ?, jawabanana ”demi harga diri, demi manusa nu teu weleh napak dina nilai jeung makna kahirupan” , sabab saestuna , numutkeun pangankeun lahir ti jalma-jalma nu aya di luar garis kaluarga , ceunah turunana Kubang- Nangkaleah teh gede, rongkah jeung kamashur . Ari gege, da gurat rundayanana narekab tur puguh dumuk jeung juntrunganana. Ari nu disebut rongkah, katinggali dina gurat wateuk : semu ngamenak, pinteur nyarita , jeung reusuep kana seni. Sedeng kamasyurna, ceunah turunan ti Kubang – Nangkaleah mah sok resep ngayakeun usaha-usaha mandiri (entrepener) , malah teupi ka ayeuna loba rundayanana nu kabekelan elmu nyieun R.O atawa kurupuk. Kulantaran kitu , moal matak gaplah tapi gede pisan manfaatna lamun urang weleh patarema rasa-patepung lawung – paamprok<br />
jonghok jeung kadang wargi . Ampun paralun , lain rek munjung ka sifat Chauvinisme (ngagede-gedekeun dirina , ngagede-gedekeun bangsana , ngagede-gedekeun nagarana), tapi seja nyaah kana struktur turunan !.</p>
<p>Ras emut ka almarhum Ma Uwi , manteunna ngarupakeun tokoh sepuh anu kiat pisan memori emutanana anu kantos maparin inspirasi pikeun nyambung-nyambungkeun plot jeung anekdot serta masihan iber ngalelebah rundayan Kubang- Nangkaleah . Manteunna ngarupakan nara sumber munggaran pikeun kuring dina nyusun ieu silsilah . Manteuna pisan anu kantos ngajurungan kuring pikeun nyusun ieu silsilah . Mung hanyakal manteunna tos tilar dunya.</p>
<p>Mudah-mudahan wae tarekah kuring nyusun ieu silsilah ngarupakeun hiji jalan pamuka pikeun diteruskeun kana hareupan anu geus disebut diluhur. Sabab leuwih onjoy ti dinya, jigana kuring teu mampuh. Mudah-mudahan wae ki dulur-dulur leuwih mampu pikeun ngayakeun tarekah nu leuwih undak kalawan bisa meuntas hareupan kuring , da geuning ieu silsilah anu ku uring disusun teh jauh pisan ka payus manan komo disebut hade mah. Nuh puguh mah kuring hampura geus wani-wani ngangsrog hareup teuing, ieu mah wami ngantup nyusun soteh pedah boga kamelang jeung saeutik kadorong ku energi pedah kuring kungsi ngalaman hirup lila di Kubang baligeusan ngajadi, apal ka suklak-siklukna, apal kana pernak pernikna, kalayan diatik dididik ku sepuh-sepuh generasi katilu jeung ka opat (Embah Jangkung, generasi ka hiji)</p>
<p>Sakali deui kuring menta dihampura sok bisi aya kadang wargi anu kagores mamaras rasa pedah kuring ngungkab ieu silsilah teh make deskrifsi carita objektif (sajalantrahna kajadian), muga bae ulah ngaleutikan hate , asa diwiwirang, jeung dipateni karakter, sabab maksud teh lain kadinya loyogna, tapi rek ngamanjingkeun wujud silsilah anu jembar kalayan bisa mere omber kana hiji harti atikan pikeun rundayan anu macana. Cag !.</p>
<p>Pasir Eurih, Rayagung 2002<br />
DIDIN S YOGA, S.Pd.M.i</p>
<p><span id="more-180"></span><br />
<strong> Kubang</strong></p>
<p>Kubang lembur matuh pupucuk lahir, kiwari sareret linduk nu betah semu-semu keueung. Keresek daun awi katebak angina masih keneh kawas baheula, daun cau emas gugupay lawas, kastuba beureum , saliara, ki garut paselang jeung kahitutan rembet di kebon , tonggeret sorana ngoetan hate , sora domba meupeuskeun jempling, karasana metot hate ka mangsa bihari , mangsa lawas nu teu weleh nganteung dina rarasaan jeung pipikiran. Manan komo ari ras ka ciibun isuk nu ngagarenclang rumawur di dangdaunan, weleh nyengcelak: Kubang teh pangabetah – tumaninah . Tangkal nona nu di pipir imah , tajug, jambu haseum, cukang kawung, jeung …..ah , deudeuh teuing mangsa lawas….!</p>
<p>Kubang teh bahe ngaler tur bisa disebut lembur leutik lantaran diadegan ukur ku sababaraha hiji umpi. Taun tilu puluhan kungsi ti tungtung kidul tepi ka ka kaler pangesina rempeg. Taun opat puluhan seke seler dulur jeung baraya sawareh miang seja neangan pangupa jiwa ngababakan ngadon usaha di lain tempat ( ka Rancasalak, Sukamaju, jeung Subang), samalah kasampeur ku taun lima puluh tujuh – lima puluh dalapan lembur teh meh ampir pada ninggalkeun lantaran nagara keur pakucrut ku saperkara D.I /T I I. Ka mangmang jeung karempan nyingkah ti lembur hate dulur jeung baraya harita teu mere jawaban nu pasti. Rasa gilig rek lunta tapi teu kebat jadi gumulung jeung rasa miris lantaran D. I beuki meuweuh ngajorag lembur, cenah gambaranana harita :</p>
<p>taya mojang nu ngabungbang<br />
taya bujang nu ngaranjang<br />
taya nu sare nyangkere<br />
da hate kabeh nyanggeyeng<br />
panon caleuy neuteup hateup<br />
paneuteupan panglamunan<br />
di mana nyangsangkeun badan</p>
<p>Kakara dina taun lima puluh salapan katampornakeun, lembur jeung pangeusina rada nyeunghap kalawan ceuli teh rada rineh tina pangreungeu dor-dar na bedil. Hate simpe tina jumeritna peuting lantaran imah dihuru. Patekadan seja ngababakan cicing di lembur<br />
Kubang katingalina siga nu dibalikan deui , dimimitian deui.  Doran pacul diwewengan, bedog jeung arit diasah deui.</p>
<p>Asup ka taun genep puluh ( geus aman), Kubang katinggalina aya getihan deui : tutuwuhan hejo lembok, peuteuy , alpukeut, buah nona, jeung labu rantuy mapaesan lembur, buruan imah weleh haneuteun . Masigit anu ampir satengah tajug kagungan Aki Umri tara towong ku barudaknu ngaradon ngaji, pabrik kurupuk jadi hurip harepan mangsa rek datang, jalan lembur sisina dipager manis tumpangsari jeung randamidang coeleun sambel, jadi matak tembre kana kaasrian pangbebetah.</p>
<p>Taun tujuh puluhan , pangbebetah urang lembur teh paripurna. Usaha kana tani , pabrik kurupuk, jeung dagang tambah undak hasilna. Teu kurang ti sandang jeung pangan najan lumrah. Ketan- keton ti babaladon unggah leuit jadi wajit, opak, gegeplak, ulen katut burayot, sagalana weleh ngajagrag di unggal imah gumulung jeung hate reket ku panalinga kokolot lembur (Aki Umri, Aki Wanta, jeung Mang Indin) nu jadi paseur moral dina sagala widang ( tokoh-tokoh ieu taya tanding lamun diukur ku kahirupan di Kubang kiwari ). Dina tahun tujuh puluhan oge masih katinggali artefak mistisme kuno nu napak dina tempat jeung dongeng ( folk klore) anu memang bisa jadi ku kuring mah dianggap yen hal-hal eta pisan nu jadi filosofis kahirupan di Kubang harita, karasana kahirupan teh sakral , mistis , jembar, sieun ( pamali) ngitung polah dina tiap dami panas, jeung ngaleuleumah mangsa pikeun ringkang ( nu matak baheula mah hirup teh loba salametna dibandingkeun jeung ayeuna , loba pisan cilakana!).</p>
<p>Nyoko kana salah sahiji conto di luhur, samisal acara ritual nadar panen pare beuneur hasilna, ( masih dina taun-taun genep puluhan jeung tujuh puluhan). Kolot-budak sapangeusi lembur anu memang sacangkewok teh diangkir ka bumina Aki Umri – Ma Erum (Angrum), samalah dina unggal nadar oge sok diulem Aki Entem ti Kopo, Bah Enjum ti Kubang Kidul, jeung Mama Pura ti Cigasti (rakana Aki Umri). Katinggal Aki Umri nu gaduh hajatna janten tihang doa, dibuka ku salawat nabi kalayan kuaosan paranjang, anu ditungtungan kieu :</p>
<p>,…………………………………………..<br />
Bismilahirohmannirohim……………..<br />
Ya Alloh Ya Robbi<br />
Mugi panen nu tos kalangkung<br />
Sareng nu tacan ka sorang<br />
Sing janten berkah kanggo abdi sadaya<br />
Mugi pare beuneur nu janteun beas,</p>
<p>Beas janten sangu , ditedana sing raos<br />
Sing gumulung janten daging janten getih<br />
Janten kaimanan – katakwaan<br />
Ya Alloh Aza wa zalla<br />
Mugi dijaring diaping pangeungsi ieu lembur<br />
Tebihkeun tina balai, caketkeun tina rizkina</p>
<p>…………..Alfatihah !…………………..</p>
<p>Mugi dirakhmatan ka Kang jeng Nabi Muhammad SAW<br />
Para sobatna, para tabiin tabina</p>
<p>…………..Alfatihah !……………</p>
<p>Kasanggakeun karahmatan<br />
Ka Syeh Abdul Qodir Jaelani<br />
Syeh Abdul Muhyi di Pamijahan<br />
Embah  Dalem Arif Muhammad di Cangkuang<br />
Embah Jangkung di Kubang<br />
Embah Ibrahim di Kuta Luhur<br />
Kang jeng Dalem Wirasuta di Kahuripan<br />
Sayabu sianareung Mayagatrekdi Cengkong</p>
<p>……………..Alfatihah !…………………..</p>
<p>Rengse ngadoa ,brak dibuka tuangen nu diriung-riung teh. Seleseng kaambeu seungit pisan sangu wuduk make salam dihanceungkeun ngahaja kana piring seng ditumpangan ku daun kelor meunang nyeupan , endog meri sabeulah meunang ngulub, cabe rawit hiji nyangkerok di sisi piring, dimamanis ku bawang atah jeung tarasi meunang meuleum. Matak endah……….</p>
<p>Hal anu dtulis ku kuring di luhur ngarupakeun salah sahiji conto ti conto-conto lain nu dilakonan di Kubang, hiji bukti yen di Kubang harita aya kasaimbangan hirup antara nyabadanan nu geus dipilampah, sujud syukur ka Alloh nu murbeng alam, jeung make tatakrama ka anu ”ngageugeuh” alam leutik nu pinuh ku sugestif.</p>
<p>Kiwari sagalana geus robah . Zaman terus lempang gancang, tapakna ngageurus wangunan jiwa manusa ti satukangenana, hiji hukum alam anu lumrah, logis tur pasti. Kubang kiwari gambaranana teu kawas baheula, ngaarangrangan tur reunghas lalakon nu ngalakonannana geus beda filosofis hirupna. Kokotor zaman nu terus kabawa angin moncor kana sela-sela awi, rongheap ti tengah kebon. Balawiri dina beurangna jeung pentingna, memang teu bisa dihagal deui. Alam robah lir caah dengdeng, malidkeun rucita hirup nu samemehna geus diwangun. Palid, terus palid ka muara zaman nu paeunteung-eunteung jeung laut marudah lampah nu boa iraha bisa eureun motahna.</p>
<p>Embah Jangkung Pancuh Munggaran</p>
<p>Saur katerangan Nini Ento (buyutna Embah Jangkung), nalika jumeneng keneh kantos cumarios, yen Kubang nu kungsi kaalaman ku anjeunna ngarupakeun hiji leuweung leutik nu masih keneh rembet ku tangkal kai nu galede tur paselang jeung tangkal awi. Dina mangsa eta ceunah masih pirajeunan sok panggih jeung meong atawa maung, geus puguh ari oray nu galede mah .<br />
Hirup harita asa cuang cieung da puguh jalma kurang. Ari gok jeung jalama anyar pinanggih asa araneh , ti luhur nepi kahandap tuntunganana sok terus disidik-sidik. Pareung nyorang peuting matak kukurayeun , sora ajag patembalan awor jeung seahna daun awi nu katebak angina. Lpeuting n uterus kasorang ukur poek peteng nu teu welwh nyambung saendeng-endeng. Bray beurang nu panggih teh ata jeung eta : jalan satapak nu ngembat ka kulonkeun, terus mudun ka pancuran cai leubak.</p>
<p>Saha atuh nu ngababakan munggaran di ieu leuweung leutik the ?, taya sanes iwal ti Ki Tanu Jaya anu kateulah Embah Jangkung tea. Nya anjeunna pisan nu munggaran nyeubat Kubang teh , hunyur garing sisi leuweung rada ngetan matak marenah diadegan. Sabab satemenna, ieu tempat teh ka keueum cai Beulah kidulna. Situ rada lega, caina nyublek cicing teu ngamalir ( ngubang), nu matak Embah Jangkung nyebut “Kubang” (Urutna kiwari jadi ranca nu dipelakan pare). Oge hal ieu pisan anu ngabedakeun sesebutan tempat teh, aya sebutan Kubang Kidul tapi aya oge Kubang Kaler. (Kubang Kaler anu ku kuring rek dipedar dina ieu silsilah)</p>
<p>Demi Embah Jangkung ( Ki Tanu Jaya) nu katelah harita tukang tani, eta leuweung leutik ku anjeunna dibukbak kalawan taneuhna diperedih tina meunang jejerih , dipenta kurupa huma, tanah angar jadi subur , ngawasiatan – ngaduriatan. Nya anjeunna pisan anu munggaran mukakeun lawang cai jadi susukan nu nobros ka Cicapar. Kiwari caina jadi kawaluyaan pikeun tatanen tur dipake meresihan rereged awak nu ngocor pinuh kaheman dina tampian cai kulon.</p>
<p>Timana atuh asal mulana Ki Tanu Jaya teh ? , walahualam, kuring teu meunang raratan . Ngan nu jelas Ki Tanu Jaya pisan anu disebut Embah Jangkung teh. Saur Ento , sebutan Embah Jangkung teh nyaeta Ki Tanu Jaya tea, saparantosna pupus disebut Embah Jangkung (kuring naros Ento anu yuswana 105 taun dina taun 1968, lapat-lapat memorina tiasa kaungkab, pupusna tahun 1969). Saur Ento keneh, disebut Embah Jangkung soteh pedah gede pisan wibawana , pinter norah, rapekan tina hal tatanen, getol tapa, tapis mindahkeun hujan, jeung rea deui anu bisa disebut aheng, ku ukuran zaman ayeuna. Contona bae, cenah Embah Jangkung mah bisa nyumput dinu caang, bisa tepi ukur memenitan ka Sumedang Larang ( sebutan Sumedang baheula), paleubah hal ieu , Ngabehi Wirasuta sok menta tulung pangnepikeun surat ka Kang Jeung Susunan Sumedang Larang (RanggaGempol III), saur Ma Uwi , Embah Jangkung teh kapercayaanana (penasehat spiritual ) Ngabehi Wirasuta anu kantos maparin tanah anu kacida legana di blok Ciburaset. Tapi bah Enjon (alm) kantos ngalohong , cenah Embah Jangkungna satangtung kalapa anu kungsi dikolongan handapeu bitisna ari dina mangsa-mangsa kawenehan ngabedega di astana. Asa kabina-bina teuing lohong teh….sabab ceuk pamikir kuring , moal tepi ka tangtu kitu gambaranana . Genetika manusia mah sok leuwih kuat nurun . Nu matak urang papay , aya turunan ti Kubang anu jangkungna mentas ti sameter dalapan puluh ?.</p>
<p>Tapi kuring boga jawaban anu jelas hasil tina ngolah data anu kapanggih tina napak tilas , boh ti nara sumber, taun kajadian , atawa diakurkeun tina pabukon, yen satemenna , Embah Jangkung sanaos unggul tina urusan kabatinan, takdir na mah jalmi biasa ; teu aya kokocoran menak , malah mah kaasup somah, sahaja, biasa , malah sok mindah-mindah rasa di unggal tempat, kawit nganjrek di Cikembulan, ngalih ka Cikeusik, teras ka Cikijing, nu akhirna ngababakan di leuweung Kubang. Hal anu biasa ku ukuran harita, sabab pindah-pindah tempat (nomaden) hiji laku anu nyoko kana nyiar pangupa jiwa nu bisa ngaweungku katrengtremen jiwa, rizki jeung ngabaranahkeun turunan supaya bisa nyebar ti unggal tempat. Nu matak hiji hal nu lumrah pikeun jalama anu hirup exist dina waktu harita , sagalana diukur ku karetegna , ku kayakinan nu ngagilerkeun takdir , nyaeta Alloh SWT, ka alam sabudeureunana, ka panon poe , ka bulan, jeung ka bentang anu baranang turta dibareungan ku luhur cita-cita tapi heunteu naif sakur nu dirasa jeung karasa.</p>
<p>Ceuk kayakinan kuring , Embah Jangkung teh lain urang Kubang pituin. Tapi urang mana boa lamun tea mah istrina pituin urang Cikijing, ngan nu jelas, lain urang Jawa Wetan atawa ti sabrang , tapi urang Sunda anu namina oge kapan Sunda : Tanu Jaya. Kayakinan kuring ieu pedah kungsi nataan sajarah Sunda kuno aya di pabukon, yen Pajajaran anu akhir, ka wilayah Pasundan Kidul mah rada teu malire lantaran di wewengkon ieu mah manusa teh carang keneh, malah mah sagala urusan kakuasaanana diserenkeun ka nagara Sumedang Larang nu diserenkeun tugas ku Mataram (Sejarah Sumedang Larang, 34: 1983).</p>
<p>Jadi lamun diitung mangsa , Embah Jangkung jumenengna antawis taun 1500-an katompernakeun, sacara politis aya dina kakuasaan Pangeran Adipati Jaya (Sunan Panceur Limbangan) jeung Rangga Gempol I, II, jeung III, anu kabagi deui dina kakuasaan Kahuripan anu di kawasa ku Ngabehi Wirasuta (Ngabehi Wirasuta dibisluitan ku Rangga Gempol III ku surat no D.27 Sapar, taun 1619), geura urang urut paniten kuring nudipadukeun jeung cariosan Ma Uwi di handap ieu :</p>
<p>Karuhun	Yuswa	Masa Kakuasaan<br />
Embah Jangkung	Yuswa 101 taun, lahir taun 1500 akhir	Adipati Jaya/ Rangga Gempol III<br />
Engkeh	Yuswa 84 taun, lahir 1600-sann	Rangga Gempol III<br />
Emeh	Yuswa 97 taun, 1700-san	Dalem Mertasinga<br />
Ento	Yuswa 105 taun, lahir 1864- pupus tahun 1864</p>
<p>Urutan di luhur heuntu disusurup , tapi katohyan tina yuswa luluhur urang anu tangtuna oge bisa sambungkeun jeung wengkuan zaman dina taun-taun eta, saha anu ngawasa jeung administrasi pamarentahanana. Dina taun-taun anu aya di luhur geus nganteng yen wilayah sunda mah (kaasup Kubang) geus diatur ku Mataram , Sumedang jeung Limbangan. Ku sabab kitu , urutan anu di luhur teh geus dicocokeun jeung zaman na nu nyoko antara taun jeung wilayah administrasina ( Limbangandong, 62 : 1984).</p>
<p>Matak mun diemutan deui , kaitung de’et zaman na kahirupan Embah Jangkung teh. Lamun diitung taun ti yuswana Uyut Ento (buyutna Embah Jangkung), getih kuring oge masih keneh kuat lantaran masih keneh ngamalir turunan katujuh (titenan struktur silsilah).</p>
<p>Aya saeutik kapercayaan tapi teu gembleng, yen saur Ma Uwi keneh, Embah Jangkung teh sok resep tapa anu cenah jolna ti pakidulan Sukapura (Tasikmalaya ayeuna). Lamun tea mah urang nyoko kana carita eta, meureun urang teh rada bau-bau ti Tasikmalaya. Komo mun ngira-ngira tina nami Tanu Jaya mah, boa-boa urang teh turunan ….patih ¡. (patih harita masih kaasup menak).</p>
<p>Enya kitu pisan , kuring di luhur geus ngajelaskeun, yen satemenna Embah Jangkung teh pituin urang Cikijing anu kantos nyorang kahirupan anu lumrah. Pupus dina yuswa 101 taun kalayan dimakamkeunna di Astana Luhur. Yuswa 101 tahun keur ukuran kiwari mah kaitung pohara jago. Padahal mah harita teh teu aya tuangeun anu mewah, paling peuteuy selong katut eceng, mewahna ukur bubuy beunteur jeung bogo nu didorong ku cai herang meunang naheur. Ieu meureun nu matak paranjang yuswana teh, tuangeun nu dituang teu aya zat listrik , teu aya ragi, teu aya zat minyak, zat pewarna , katambah salirana digerakeun unggal poe , ari hareeng jeung nyeuri beuteung (panyakit baheula ngan ukur dua rupa) obatna ukur pucuk jambu, kokotor batin tara dikukut, universal tur nobros kahirupan basajan nu pinuh ku sajatian.</p>
<p>Ari urang ¿. Urang mah kiwari epes meer pisan, hareeng saeutik oge sok terus maot, da eta atuh nu dituangna tuangeun miyuni racun ditambah ku resep ngukut gereged batin. Nu matak umur manusa kiwari mah sok langka meuntas ka salapan puluh atanapi ratusan taun, malah umur genep puluh taun oge geus pohara reyod na, tapakeun urang…..</p>
<p>Kuring , (meureun ki dulur-dulur oge) ngarasa Bangga lantaran bijil ti turunan nu bisa kabaca turusna , dumukna, perwatekanana, filosofis hirupna, cita-citana nu bisa ngocorkeun getih rundayan kalayan bisa ngamalirkeun seuwu – siwi nu spesifik dina rupa jeung tangtungan, pikiranana nu kudu tetep dina lilingeran sacangreud pageuh , sagolek pangkek , hiji laku nu sapuratina aya dina wasiatna Embah Jangkung nu tatalepa amanat kawit ka Engkeh, teras ku Engkeh didugikeun deui ka Emeh, nu akhirna dicarioskeun deui ku Emeh teh ka Ento, Ento ngadugikeun wasiat ka Bo Irah ( Ibuna kang Saman – Kubang) kalawan ngangge cariosan Embah Jangkung anu teu dirobah), anu saurna Kieu :<br />
“Mankahade Engkeh maneh ulah udar tina tatali pangkek, sabab lamun udar tina geugeusan mah sok hese ngahijikeun deui, ewed cumarita, da napsu kapahung ¡”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=180&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/14/silsilah-kubang-panineungan-embah-jangkung-pancuh-munggaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BELAJAR HIDUP DARI LINGKUNGAN DUNIA LAIN</title>
		<link>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/14/belajar-hidup-dari-lingkungan-dunia-lain/</link>
		<comments>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/14/belajar-hidup-dari-lingkungan-dunia-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 09:05:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abusyafiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mitrajaya.wordpress.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[(cuplikan dari buku &#38; tulisan teman) By Dedi Rustandi Kali ini, cerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan. Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=177&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(cuplikan dari buku &amp; tulisan teman)</p>
<p><strong>By Dedi Rustandi</strong></p>
<p>Kali ini, cerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan.</p>
<p>Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak.<span id="more-177"></span></p>
<p>Inilah yang mereka lakukan, jadi tujuannya supaya pohon itu mati. Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu.Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.</p>
<p>Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya akan mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga akan mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.</p>
<p>Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya.</p>
<p>Akibatnya, dalam waktu panjang, makhluk hidup itu akan mati. Nah,sekarang, apakah yang bisa kita pelajari dari kebiasaan penduduk primitif di kepulauan Solomon ini ? O, sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlah baik-baik bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.</p>
<p>Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda ?<br />
Ayo cepat !<br />
Dasar lelet!<br />
Bego banget sih!<br />
Hitungan mudah begitu aja nggak bisa dikerjakan?<br />
Ayo, jangan main-main disini!<br />
Berisik !</p>
<p>Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena<br />
Anda merasa sakit hati?<br />
Cuih! Saya nyesal kawin dengan orang seperti kamu tahu nggak!<br />
Iii!Bodoh banget jadi laki nggak bisa apa-apa !<br />
Aduh. Perempuan kampungan banget sih !?</p>
<p>Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya?<br />
E, tolol. Soal mudah begitu aja nggak bisa. Kapan kamu mulai akan jadi pinter?</p>
<p>Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal, ? E tahu<br />
ngak ? Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku kagak bakal nyesel. Ada banyak yang bisa gantiin kamu!<br />
Sial ! Kerja gini nggak becus ? Ngapain gue gaji elu?</p>
<p>Ingatlah ! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai.</p>
<p>Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita.<br />
Teriakan-teriakan, yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kita. Jadi, ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik, cobalah untuk mendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan.</p>
<p>Coba kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Teriakan, hanya kita berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, bukan ?<br />
Nah, tahukah Anda mengapa orang yang marah dan emosional, mengunakan<br />
teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter.</p>
<p>Mudah menjelaskannya. Pada realitanya, meskipun secara fisik mereka dekat<br />
tapi sebenarnya hati mereka begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak !</p>
<p>Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi hanya karena perasaan-perasaan dendam,benci atau kemarahan yang dimiliki.</p>
<p>Kita berteriak karena kita ingin melukai, kita ingin membalas.Jadi mulai sekarang ingatlah selalu. Jika kita tetap ingin roh pada orang yang kita sayangi tetap tumbuh , berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan-teriakan.</p>
<p>Tapi, sebaliknya apabila Anda ingin segera membunuh roh orang lain ataupun roh hubungan Anda, selalulah berteriak. Hanya ada 2 kemungkinan balasan yang Anda akan terima. Anda akan semakin dijauhi. Ataupun Anda akan mendapatkan teriakan balik, sebagai balasannya.</p>
<p>Saatnya sekarang, kita coba ciptakan kehidupan yang damai, tanpa harus<br />
berteriak-teriak untuk mencapai tujuan kita.</p>
<p>Saya juga pernah membaca artikel menarik tentang teknik berburu monyet<br />
dihutan-hutan Afrika, caranya begitu unik. Sebab, teknik itu memungkinkan<br />
si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera<br />
sedikitpun.</p>
<p>Maklum, ordernya memang begitu.Sebab, monyet-monyet itu akan<br />
digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.</p>
<p>Cara menangkapnya sederhana saja. Sang pemburu hanya menggunakan toples<br />
berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma. Tujuannya, agar mengundang monyet-monyet datang.</p>
<p>Setelah diisi kacang ,toples- toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.</p>
<p>Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tingal meringkus<br />
monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan. Kok, bisa? Tentu kita sudah tahu jawabnya.Monyet- monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples.</p>
<p>Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisamenarik keluar tangannya.</p>
<p>Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat. Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana !</p>
<p>Mungkin kita akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu.<br />
Tapi,tanpa sadar sebenamya kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri.Ya, kadang kita bersikap seperti monyet-monyet itu.</p>
<p>Kita mengenggam erat setiap permasalahan yang kita miliki layaknya monyet mengenggam kacang. Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf.</p>
<p>Mulut mungkin berkata ikhlas, tapi bara amarah masih ada di dalam dada.Kita tak pernah bisa melepasnya. Bahkan, kita bertindak begitu bodoh,membawa “toples-toples” itu ke mana pun kita pergi.</p>
<p>Dengan beban berat itu,kita berusaha untuk terus berjalan. Tanpa sadar,kita sebenamya sedang terperangkap penyakit hati yang akut. Teman,sebenarnya monyet-monyet itu bisa selamat jika mau membuka genggaman tangannya.</p>
<p>Dan, kita pun akan selamat dari penyakit hati jika sebelum tidur kita mau melepas semua “rasa tidak enak” terhadap siapapun yang berinteraksi dengan kita.</p>
<p>Dengan begitu kita akan mendapati hari esok begitu cerah dan menghadapinya dengan senyum. Dan, kita pun tahu surga itu hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang hatinya betul-betul bersih.<br />
Jadi, kenapa tetap kita genggam juga perasan tidak enak itu?</p>
<p>regards,</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mitrajaya.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mitrajaya.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mitrajaya.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mitrajaya.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mitrajaya.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mitrajaya.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mitrajaya.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mitrajaya.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mitrajaya.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mitrajaya.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mitrajaya.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mitrajaya.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mitrajaya.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mitrajaya.wordpress.com/177/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mitrajaya.wordpress.com&amp;blog=4477723&amp;post=177&amp;subd=mitrajaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mitrajaya.wordpress.com/2008/10/14/belajar-hidup-dari-lingkungan-dunia-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3120e297c380a7f5875562a8b4a40c94?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">abusyafiq</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
