Oleh: abusyafiq | November 6, 2009

DIBALIK FENOMENA “ FACE BOOK “

Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari. Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa. Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu …’siapa calon bapak si jabang bayi?’

Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya. Wuiih……mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.

Wuiiih…… ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf ….’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan. Fenomena itu bernama facebook , setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Baca Lanjutannya…

Oleh: abusyafiq | Agustus 4, 2009

SEPATU DARI KULIT BABI

(dari milis tetangga)

Beberapa merek yang sebagian produknya memakai kulit babi yaitu :
CLARKS , HUSH PUPPIES, KICKERS, PUMA, NEXT, BEEBUG (anak-anak) dan ANYO (anak-anak).

Memang ada perbedaan pendapat mengenai kebolehan menggunakan produk2 tersebut
seperti yang ditulis di http://www.syariahonline. com berikut ini:

Asy-Syafi?i bertahan bahwa hanya binatang yang boleh dimakan dagingnya saja
yang kulitnya boleh dimanfaatkan dengan disamak terlebih dahulu.-à berarti gak
boleh pake sepatu dari kulit Babi
Sedangkan Abu Hanifah tidak mensyarakatkan binatang yang boleh dimakan dagingnya, artinya beliau membolehkan pemanfaatan kulit binatang apapun meski daging haram dimakan, asal telah melalui proses penyamakan. Dengan satu
pengecualian yaitu kulit babi. à berarti gak boleh pake sepatu dari kulit Babi
Sedangkan Daud az-Zahiri pendapatnya sama dengan Abu Hanifah dan tanpa mengecualikan babi. Artinya, dalam pendapat beliau, kulit babi boleh dimanfaatkan asal sudah disamakkan à boleh pake sepatu dar kuliat Babi asalkan
kulit tersebut sudah disamak Baca Lanjutannya…

Oleh: abusyafiq | Agustus 4, 2009

PRINSIP 90/10

Oleh : STEPHEN COVEY

Prinsip ini akan akan merubah pola hidup anda (minimal cara reaksi anda menghadapi segala situasi).

Bagaimana prinsip dari 90/10 ?

10% dari hidup anda terjadi karena apa yang langsung anda alami.
90% dari hidup anda ditentukan dari cara anda bereaksi.
Apa maksudnya ?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% yang akan terjadi pada diri anda.

Contohnya :
Anda tidak dapat menghindar dari kemacetan. Pesawat terlambat datang dan hal ini akan membuang seluruh schedule anda.
Kemacetan telah menghambat seluruh rencana anda.
Anda tidak dapat mengontrol kondisi 10% ini. Tetapi beda dengan 90% lainnya. Anda dapat menentukan yang 90% ini.
Bagaimana caranya ?
?. Dari cara reaksi anda.
Anda tidak dapat mengontrol lampu merah, tetapi anda dapat mengontrol reaksi anda.
Jangan membiarkan orang lain menipumu; anda dapat mengontrol bagaimana cara anda bereaksi.
Marilah kita lihat contoh dibawah ini : Baca Lanjutannya…

Oleh: abusyafiq | Februari 26, 2009

Kanker Hati

PENEMUAN TERBARU MENGENAI KANKER HATI

(dari milis tetangga)

Penemuan terbaru mengenai kanker hati ! Jangan Tidur Terlalu Malam ! Para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 Tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati(SGOT, SGPT) ,tetapi ternyata saat menjelang Hari Raya Imlek diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm!!. Selama ini hampir semua orang sangat tergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati ( Liver Function Index ). Mereka menganggap bila pemeriksaan hasil index yang normal berarti semua OK. Kesalahpahaman macam ini ternyata juga dilakukan oleh banyak dokter specialis, benar benar mengejutkan, para dokter yang seharusnya memberikan pengetahuan yang benar pada masyarakat umum, ternyata memiliki pengetahuan yang tidak benar. Pencegahan kanker hati harus dilakukan dengan cara yang benar. Tidak ada jalan lain kecuali mendeteksi dan mengobatinya sedini mungkin, demikian kata dokter Hsu Chin Chuan. Tetapi ironisnya, ternyata dokter yang menangani kanker hati juga bias memiliki pandangan yang salah, bahkan menyesatkan masyarakat, inilah penyebab terbesar kenapa kanker hati sulit untuk disembuhkan.

Saat ini ada pasien dokter Hsu yang mengeluh bahwa selama satu bulan terakhir sering mengalami sakit perut dan berat badannya turun sangat banyak. Setelah dilakukan pemeriksaan supersound baru diketemukan adanya kanker hati yang sangat besar, hamper 80% dari livernya(hati) sudah termakan habis. Pasien sangat terperanjat, ? Bagaimana mungkin ? Tahun lalu baru melakukan medical check-up dan hasilnya semua normal. Bagaimana mungkin hanya dalam waktu 1 tahun yang relative singkat dapat tumbuh kanker hati yang demikian besar?? Ternyata check-up yang dilakukan hanya memeriksa fungsi hati. Hasil pemeriksaan juga menunjukkan ? normal ?. Pemeriksaan fungsi hati adalah salah satu item pemeriksaan hati yang paling dikenal oleh masyarakat. Tetapi item ini pula yang paling banyak disalahpahami oleh masyarakat kita ( Taiwan ). Pada umumnya orang beranggapan bahwa bila hasil index pemeriksaan fungsi hati menunjukkan angka normal berarti tidak ada masalah dengan hati. Tetapi pandangan ini mengakibatkan munculnya kisah-kisah sedih karena hilangnya kesempatan mendeteksi kanker sejak stadium awal. Dokter Hsu mengatakan, SGOT dan SGPT adalah enzim yang paling banyak ditemui didalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu atau sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka SGOT dan SGPT akan lari ke luar. Hal ini menyebabkan kandungan SGOT dan SGPT didalam darah meningkat. Tetapi tidak adanya peningkatan angka SGOT dan SGPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati , meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi didalam hati(liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.

Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka SGOT dan SGPT mungkin masih dalam batas normal, katakanlah naik pun tidak akan terjadi kenaikan tinggi. Tetapi oleh karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini sehingga berakibat terjadilah banyak kisah sedih. Penyebab utama kerusakan hati adalah : 1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama. 2. Tidak buang pada pagi hari. 3. Pola makan yang terlalu berlebihan 4. Tidak makan pagi. 5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan. 6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet,zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan . 7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goring saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. 8. Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak matang 3-5 bagian. Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan. Kita harus melakukan pencegahan dengan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup atur gaya hidup dan pola makan sehari ? hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan ?jadwalnya ?. Sebab : Malam hari pk 21.00 ? 23.00 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun(de-toxin) dibagian system antibody (kelenjar getah bening). Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik . Bila saat itu seorang ibu rumah tangga masih dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya mencuci piring atau mengawasi anak belajar, hal ini dapat berdampak negative untuk kesehatan.

 Malam hari pk 23.00 ? dini hari 01.00 : saat proses de-toxin dibagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Dini hari 01.00 – 03…00 : proses de-toxin dibagian empedu, juga berlangsung dalam kondisi tidur pulas. Dini hari 03.00 ? 05.00 : de-toxin dibagian paru-paru, sebab itu akan terjadi batuk yang hebat bagi penderita batuk selam durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernapasan, maka tidak perlu minum obat batuk agar supaya tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

Pagi pk 05.00 ? 07…00 : de-toxin di bagian usus besar, harus buang air besar.

 Pagi pk 07.00 ? 09…00 : waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi . Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 06.30. Makan pagi sebelum pk 07.30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap mengubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9-10 daripada tidak makan sama sekali. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah. Sebab itulah, Tidurlah Nyenyak dan Jangan Begadang. Dialih bahasakan secara bebas dari artikel berbahasa Mandarin oleh : Siwu ( 09 Juni 2007 )

HARAP DISEBARLUASKAN PENGETAHUAN INI KEPADA SEGENAP KELUARGA , TEMAN-TEMAN DAN REKAN-REKAN SERTA RELASI YANG KITA CINTAI SUPAYA DAPAT TERHINDAR DARI PENYAKIT YG AKAN MEMBAWA MAUT & MALAPETAKA DALAM KEHIDUPAN INI??.TOLONGLAH ORANG2 LAIN SEBANYAKNYA?????……

KENAPA TERJADI KRISIS GLOBAL ? PINGIN TAU..! SILAHKAN BACA.

Kiriman Dedi Rustandi

Krisis Subprime di Amerika Serikat
Kalau Langit Masih Kurang Tinggi
Oleh: Dahlan Iskan

Meski saya bukan ekonom, banyak pembaca tetap minta saya ”menceritakan’ ‘ secara awam mengenai hebatnya krisis keuangan di AS saat ini. Seperti juga, banyak pembaca tetap bertanya tentang sakit liver, meski mereka tahu saya bukan dokter. Saya coba:

Semua perusahaan yang sudah go public lebih dituntut untuk terus berkembang di semua sektor. Terutama labanya. Kalau bisa, laba sebuah perusahaan publik terus meningkat sampai 20 persen setiap tahun. Soal caranya bagaimana, itu urusan kiat para CEO dan direkturnya. Baca Lanjutannya…

by Wahyu Raksaguna

Dear all
Dari Kiriman teman ……………..

AYO SELAMATKAN BANGSA KITA !!!, MULAILAH DARI DIRI ANDA.
********************************************************

TERUSKAN EMAIL INI KE TEMAN-TEMAN ANDA SEBANYAK-BANYAKNYA

Ada langkah lain yang perlu kita lakukan untuk menyelamatkan
bangsa kita :

1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda.
Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan
dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan
semakin parah.

2. Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham
dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya,
maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi
semakin parah Baca Lanjutannya…

Oleh: abusyafiq | Oktober 22, 2008

Leluhur dan Cangkuang

By Wahyu Raksaguna

Tulisan ini, ditujukan untuk keluarga besar Aki Jaya + Nini Enjom.
Terutama bagi cucu cicitnya yg tidak begitu pasih berbahasa sunda, bagi para menantu yang berasal dari suku lain (diluar suku sunda)

Ini ada cuplikan sejarah Cangkuang dari situs http://www.navigasi.net/goart.php?a=bucngkng
Mengapa sejarah cangkuang perlu kita ketahuii ?
Kalau tidak keliru, leluhur kita terkait dengan “cangkuang” ini.

Nah…silahkan klik situs http://www.navigasi.net/goart.php?a=bucngkng

Semoga bermanfaat !

Oleh: abusyafiq | Oktober 22, 2008

Candi Cangkuang

By Wahyu Raksaguna

Candi Cangkuang berdiri di atas puncak bukit Pulo Panjang, berukuran 4,5 x 4,5 m2 dengan pintu candi menghadap ke timur. Untuk mencapai pintu candi, harus menaiki sepuluh anak tangga terlebih dahulu. Di dalam candi Cangkuang terdapat sebuah patung dewa Siwa yang sedang duduk bersila. Tangan dan beberapa bagian tubuh patung tersebut sudah tidak utuh lagi. Patung yang dapat diangkat dan dipindahkan ke tempat lain tersebut, menyatu dengan lempengan penutup sumur yang ada di dalam candi. Jika patung diangkat maka akan tampak sumur candi yang dalam dan gelap. Sumur ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan abu jenazah. Baca Lanjutannya…

SILSILAH
KUBANG PANINEUNGAN
EMBAH JANGKUNG PANCUH MUNGGARAN

DISUSUN KU : DIDIN S YOGA, S.Pd,Msi

dulur ulah di batur-batur
batur batur dulur dulur
dulur mah tetep dulur

PANGANTEUR

Geus lawas pisan aya kereteg hayang nyusun ieu silsilah teh. Ngan nya kitu, susah pisan pikeun kuring dina nempatkeun waktu luang keur nyusunna. Genep taun lilana ieu susunan silsilah teh disidemna, malah mah hasilna meunang nyusun teh puguh dina lanjeuran itungan taun anu sakitu lilana. Lamun diijir kana luang, beut asa dosa , dosa ka diri , dosa kanu menta pangnyusunkeun , nyaeta dulur baraya , kadang wargi Kubang – Kopo – Sukamaju – Rancasalak nu geus pasti nganti-nganti , jigana matak nyeri beuheung sosonggeteun!.

Ku hal eta pisan, kuring geus gilig pikeun ngarengsekeun ieu susunan silsilah anu alhamdulillah tiasa medal kalayan dijudulan “KUBANG PANINEUNGAN – Embah Jangkung Pancuh Munggaran”. Judul anu tangtuna oge hasil nyarungsum sapagados jeung silsilah anu ku kuring di pedar – diguar kalawan diimeutan supaya ngamalirkeun lalangse bihari ka kiwari, ngenteung rupa dina kalangkang awak satungtung, mapay-mapay rasa tatali wiwitan : timana urang mimiti ?, turunan saha ?, ari itu dulur lain ?. Beut asa pamohalan lamun tea mah pikiran jeung rarasaan urang kabeungkeut ku pirang-pirang pananya siga kitu, badis kakara panggih jeung jalma di tengah leuweung geledegan.

Runtunan taun nu terus ngabiur mundur ninggalkeun pirang-pirang pazamanan. Para sepuh urang anu biasa jadi paseur doa pangjurung ringkang parantos ngarantunkeun , kiwari karasana teh beut asa geus udar tatali dulur pituin; dulur jeung baraya atah anjang , dulur jeung baraya teu papada apal. Kalan-kalan sok api-api teu apal , duka lingsem duka gengsi , atanapi ngajaga komara ? . Eta gambaran teh ebreh lamun seug papada panggih sok dimimitian ku nyarita : Saha tea nya ieu teh ?. Palebeuh hal ieu , wargi-wargi ti Kopo sok mindeng ngarandapan , malah sok ngangluh bari pagaliwota ku rupa-rupa pananya jeung sangkaan : naha nya beut kitu ?, meureun embung pancakaki pedah kuring mah…..miskin !.

Sajatina, hal sarupa anu ku kuring ditulis di luhur, heunteu sagamblangna kudu diteumbleuhkeun ka anu jarumeumneung kiwari , tapi oge kaleupatan para sepuh urang kapungkur . Duka naon atuh jadi marga lantaran , da sainget kuring, sepuh-sepuh ( kaasup nini jeung aki) beut carang pisan silih anjangan seja ngawanohkeun hiji-hiji rundayanana nu ngakibatkeun simpay wargi poros Kubang- Sukamaju—Kopo – Rancasalak ”heunteu ngalir” anu pamustunganana : saha tea nya ieu teh ? .

Ku gambaran eta , kuring teu deuk nyebut yen turunan ti Kubang (Kadungora) – Nangkaleah (Leles) geus ngarangrangan , tapi meureun bisa disebut kurangna tarekah pikeun ngayakeun hojah patepung lawung, hiji cara pikeun ”ngagedekeun” deui seuneu obor nu meh kakaliceusan. Naon sabab na kudu ngayakeun tarekah ?, jawabanana ”demi harga diri, demi manusa nu teu weleh napak dina nilai jeung makna kahirupan” , sabab saestuna , numutkeun pangankeun lahir ti jalma-jalma nu aya di luar garis kaluarga , ceunah turunana Kubang- Nangkaleah teh gede, rongkah jeung kamashur . Ari gege, da gurat rundayanana narekab tur puguh dumuk jeung juntrunganana. Ari nu disebut rongkah, katinggali dina gurat wateuk : semu ngamenak, pinteur nyarita , jeung reusuep kana seni. Sedeng kamasyurna, ceunah turunan ti Kubang – Nangkaleah mah sok resep ngayakeun usaha-usaha mandiri (entrepener) , malah teupi ka ayeuna loba rundayanana nu kabekelan elmu nyieun R.O atawa kurupuk. Kulantaran kitu , moal matak gaplah tapi gede pisan manfaatna lamun urang weleh patarema rasa-patepung lawung – paamprok
jonghok jeung kadang wargi . Ampun paralun , lain rek munjung ka sifat Chauvinisme (ngagede-gedekeun dirina , ngagede-gedekeun bangsana , ngagede-gedekeun nagarana), tapi seja nyaah kana struktur turunan !.

Ras emut ka almarhum Ma Uwi , manteunna ngarupakeun tokoh sepuh anu kiat pisan memori emutanana anu kantos maparin inspirasi pikeun nyambung-nyambungkeun plot jeung anekdot serta masihan iber ngalelebah rundayan Kubang- Nangkaleah . Manteunna ngarupakan nara sumber munggaran pikeun kuring dina nyusun ieu silsilah . Manteuna pisan anu kantos ngajurungan kuring pikeun nyusun ieu silsilah . Mung hanyakal manteunna tos tilar dunya.

Mudah-mudahan wae tarekah kuring nyusun ieu silsilah ngarupakeun hiji jalan pamuka pikeun diteruskeun kana hareupan anu geus disebut diluhur. Sabab leuwih onjoy ti dinya, jigana kuring teu mampuh. Mudah-mudahan wae ki dulur-dulur leuwih mampu pikeun ngayakeun tarekah nu leuwih undak kalawan bisa meuntas hareupan kuring , da geuning ieu silsilah anu ku uring disusun teh jauh pisan ka payus manan komo disebut hade mah. Nuh puguh mah kuring hampura geus wani-wani ngangsrog hareup teuing, ieu mah wami ngantup nyusun soteh pedah boga kamelang jeung saeutik kadorong ku energi pedah kuring kungsi ngalaman hirup lila di Kubang baligeusan ngajadi, apal ka suklak-siklukna, apal kana pernak pernikna, kalayan diatik dididik ku sepuh-sepuh generasi katilu jeung ka opat (Embah Jangkung, generasi ka hiji)

Sakali deui kuring menta dihampura sok bisi aya kadang wargi anu kagores mamaras rasa pedah kuring ngungkab ieu silsilah teh make deskrifsi carita objektif (sajalantrahna kajadian), muga bae ulah ngaleutikan hate , asa diwiwirang, jeung dipateni karakter, sabab maksud teh lain kadinya loyogna, tapi rek ngamanjingkeun wujud silsilah anu jembar kalayan bisa mere omber kana hiji harti atikan pikeun rundayan anu macana. Cag !.

Pasir Eurih, Rayagung 2002
DIDIN S YOGA, S.Pd.M.i

Baca Lanjutannya…

Oleh: abusyafiq | Oktober 14, 2008

BELAJAR HIDUP DARI LINGKUNGAN DUNIA LAIN

(cuplikan dari buku & tulisan teman)

By Dedi Rustandi

Kali ini, cerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan.

Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak. Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori