Oleh: abusyafiq | Oktober 14, 2008

Rahasia Menjadi Orang Kaya

By Fachrul Indracahyo

Pengirim Dedi Rustandi

‘ Who knows what miracles , you can achieve ; When you believe ; somehow you will…………….. , you will when you believe ‘

penggalan lagu “ When You Believe “ yang dibawakan penyanyi sexy Mariah Carey ini sangat cocok dijadikan theme song untuk tema tulisan ini.
Setiap individu yang bekerja untuk orang lain ( employee ) ataupun bekerja untuk dirinya sendiri ( self – employee ) juga memiliki kesempatan yang sama untuk merasakan nikmatnya menjadi kaya raya.

Biasanya muncul pertanyaan :
“ Oh ya, bagaimana caranya ? “
Salah satu caranya adalah menjadi spesialis di bidang yang kita kuasai, untuk dunia telekomunikasi saya bisa kasih contoh spesialis bidang IT, bidang Treasury, bidang hukum dan pajak serta beberapa bidang lainnya. Sehingga kita dapat menawarkan jasa kita kepada pihak pihak yang mau memberi salary dan paket kompensasi yang paling tinggi.

ATAU…………..
Kita menjadi karyawan di perusahaan yang memberikan salary dan tunjangan serta fasilitas perusahaan dalam jumlah yang Massive ( sangat besar ), misalnya sektor keuangan, sektor migas, sektor pertambangan dan lainnya.

Lalu ,,,,,,,,,,,,,,,,,
bagaimana dengan kita yang sudah bekerja di luar sektor sektor tersebut di atas ? Apakah kita harus pindah kerja ?
Untuk teman – teman, yang sudah berkerja di luar sektor yang telah saya sebutkan jangan berkecil hati, justru kita dapat mempergunakan Keajaiban Dunia Perbankan.

Apakah Keajaiban Dunia Perbankan itu ?
supaya teman – teman tidak penasaran, saya akan menjelaskannya pada akhir tulisan ini.
Sebelum kita mempergunakan Keajaiban Dunia Perbankan,
Hal yang harus kita lakukan pertama kali adalah Alokasi Asset, berapapun penghasilan yang anda peroleh setiap bulannya, saya sarankan ( Strongly Suggested ) agar di alokasikan untuk :

1. Membayar diri anda sendiri minimal 10 %
2. Cadangan Biaya tdk terduga atau minimal 20 %
mempercepat pembayaran hutang
3. Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari MAKSIMAL 70 %

Saya akan memaparkan lebih detail mengenai saran saya diatas :

I. Membayar diri kita sendiri.
Rasanya kita pantas menikmati hasil keringat kita, setelah kita bekerja selama 1 bulan penuh, betul khan ?
Minimal 10 % dari penghasilan kita, ditabungkan di tempat yang aman. Instrumen investasi yang aman itu biasanya memiliki tingkat return kurang dari 15 % pertahun dan memiliki tingkat keamanan antara 90 % – 99 %. Misalnya kita tanamkan pada produk Deposito, Reksadana Pendapatan Tetap, Dana Pensiun Lembaga Keuangan, dll. Alokasi ini harus di niatkan untuk dinikmati pada masa pensiun kita.

II. Cadangan Biaya Tidak Terduga atau Mempercepat Pembayaran Hutang Kartu Kredit atau Investasi yang Berkembang.
Di jaman sekarang ini, tidak ada satu orangpun yang dapat memastikan bahwa perusahaan tempat kita bekerja saat ini, masih dapat menggaji kita bulan depan. Oleh karena itu, saran saya selanjutnya adalah mengalokasikan minimal 20 % dari penghasilan kita, untuk cadangan biaya tidak terduga.
Idealnya, cadangan biaya ini dapat mengcover biaya hidup kita minimal selama 6 bulan, sehingga kita memiliki cukup waktu untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga kita sampai kita mendapat penghasilan kembali.

Apabila cadangan biaya hidup sudah kita miliki, maka langkah selanjutnya adalah mempergunakan dana dari alokasi tersebut ( diluar cadangan biaya hidup ) untuk mempercepat pelunasan hutang yang mungkin masih kita miliki. Sehingga neraca keuangan keluarga kita menjadi lebih sehat.

III. Untuk Biaya Hidup Sehari hari.
Setelah kegiatan diatas kita penuhi, maka masih ada maksimal 70 % dari penghasilan kita yang dapat kita pergunakan untuk menutupi biaya hidup bulanan keluarga kita. And Guess what ……?! Kita dapat mempergunakannya tanpa khawatir akan kelangsungan hidup kita di masa tua.

Mungkin ada teman – teman yang bertanya : “ kalau cuman 10 % – 30 % yang disisihkan, terus kapan kayanya ? “
Cara yang saya sampaikan memang tidak membuat kita menjadi kaya raya dalam sekejap mata, tetapi menjamin keberlangsungan ( continuity ) kehidupan keluarga yang kita cintai dan diri kita sendiri setelah kita pensiun.

Mari kita berhitung dengan menggunakan keajaiban dunia perbankan yang telah saya sebutkan diatas, yaitu compound interest.
Katakanlah, kita ambil contoh kasus sebagai berikut :
Mr. A seorang karyawan PT. XYZ , tbk dengan penghasilan setelah dipotong pajak
Rp 1.200.000 / bulan. Apabila Mr. A mengalokasikan pendapatannya sesuai dengan saran saya ( lebih kurang 30 % dari gaji ), maka ybs menyisihkan Rp 400.000 / bulan. Sebagai contoh, Dengan tingkat return rata rata Niaga Pension Plan sebesar 12 % pertahun nett, maka dalam waktu 20 tahun, ybs akan memiliki kekayaan sejumlah Rp 554.850.000,00
( lebih dari 0,5 Milyar ). Dan apabila Mr. A mulai menabung 5 tahun lebih awal, maka ybs akan memiliki uang dalam jumlah Rp 1.067.000.000 ( lebih dari 1 Milyar ).
Apabila kita pensiun dengan memiliki uang Rp 1 Milyar dan bunga yang berlaku saat itu adalah 1 % nett perbulan, maka kita akan memiliki pendapatan pasif Rp 10 juta perbulan diluar tunjangan pensiun yang kita peroleh,
LUMAYAN khan ?!

Ilustrasi tersebut menggunakan asumsi gaji Mr. A tetap sampai usia pensiunnya, sehingga jumlah dana yang dialokasikan juga tetap Rp 400.000 perbulan, padahal sebenarnya khan masih ada faktor merit increase dan naik grade, dimana menyebabkan penghasilannya Mr. A lebih besar sehingga dana yang di alokasikan juga tambah besar, jadi hasil akhir yang diperoleh pasti akan lebih besar dari gambaran di atas.

Pelajaran yang dapat kita petik dari tulisan diatas adalah karyawan juga BISA kaya raya asalkan kita mau disiplin dalam mengalokasikan asset yang kita miliki, karena kunci rahasia untuk menjadi kaya adalah :
“ Mengeluarkan lebih sedikit daripada uang yang kita terima dan menginvestasikan selisihnya. Menginvestasikan uang hasilnya untuk pertumbuhan bunga berbunga sampai kita mencapai nilai investasi dalam jumlah yang sangat besar ( massive ). Dimana investasi yang massive ini dapat menghasilkan pendapatan pasif yang cukup untuk membiayai gaya hidup sesuai dengan standar hidup yang kita inginkan “.

Jadi,,,,,,,,,
Adalah Hak anda untuk menikmati kekayaan.
Bertindaklah Sekarang !!!!!!

Note :
• Tulisan ini merupakan rangkuman dari buku buku karangan Marshall Silver, Robert T. Kiyosaki, Anthony Robbins, Tung Desem Waringin, Robert G Allen, Kenneth Blanchard, PhD, Val Van De Wall dan Rachmadi gustrian.

Komentar :
banyak cara apakah dengan investasi di bidang tanah atau emas atau ……………


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: